Petinju PON Bali Diboyong ke Batam

Made Muliawan Arya

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Para petinju Bali yang bakal berlaga di PON XX/2021 Papua, Oktober mendatang, saat ini diboyong ke Batam untuk beruji coba dengan petinju pelatnas yang dipersiapkan ke SEA Games Hanoi, Vietnam.

Uji coba atau try out itu dimaksudkan untuk memberikan pengalaman lebih kepada para petinju Bali sehingga mereka nantinya memiliki teknik dan mental bertanding saat turun di PON.

Seluruh petinju Bali tersebut sudah berangkat ke Batam pada Senin (24/5/2021). Mereka terdiri dari Krispinus Wonda kelas 46kg,  Julio Bria kelas 56kg, Yulianus Babu Eha kelas 60kg, dan Jekry Riwu kelas 64kg.

Keempatnya didampingi manajer pelatnas tim A yang juga Ketua Umum Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya bersama pelatih Julianus Leo Bunga dan beberapa ofisial lainnya.

“Keempat petinju itu ke Batam menyusul dua petinju lainnya yakni Cakti Putra kelas 75kg dan Kornelis Kwangu Langu kelas 49kg yang sebelumnya memang sudah bergabung di pelatnas, karena memang penghuni pelatnas,” ungkap Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah itu sebelum terbang ke Batam.

Disebutkan pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu, menjajal para petinju pelatnas itu merupakan bagian dari try out para petinju PON Bali dengan mencari sasaran petinju yang lebih kuat dan lebih bagus untuk mengukur kemampuan Kornelis Kwangu Langu dkk itu.

“Ya, kalau memang mencari sparing memang harus yang lebih kuat dan bagus. Kalau pelatnas itu kan dihuni para petinju terbaik di Indonesia sehingga sangat tepat untuk sparing partner. Apalagi saya manajer tim A pelatnas di Batam,” tambah Muliawan Arya.

Dengan mencari sparing kuat diakuinya, maka akan lebih mudah untuk melihat kekuatan dan kelemahan para petinju PON Bali sehingga bisa dilakukan evaluasi nantinya, guna dilakukan pembenahan lagi ke depannya.

“Dan itu semua juga merupakan bagian dari janji saya ketika saya dilantik menjadi Ketua Umum Pertina Bali lalu. Saya rasa banyak hikmah dan manfaat positif yang bisa diambil dengan uji coba itu,” tutup Muliawan Arya. (yus)