Penertiban Prokes Covid-19, Tim Yustisi Jaring dan Denda 9 Orang Pelanggar

Rapid Test Antigen terhadap pelanggar Prokes Covid-19 di Denpasar.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring dan melakukan denda pada para pelanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 PPKM skala mikro secara berkala. Kali ini penertiban dilaksanakan di Jalan Gunung Galunggung, Pelabuhan Benoa dan di Simpang Tohpati, Minggu (23/5/2021).

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, penertiban kali ini berhasil menjaring 9 orang pelanggar Prokes. Dari jumlah tersebut 3 orang didenda di tempat masing-masing Rp 100 ribu  karena tidak menggunakan masker, 3 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya, 3 orang lagi anak di bawah umur.

Dalam giat ini juga dilaksanakan Rapid Test Antigen kepada 7 orang. “Dari jumlah yang melanggar, 7 orang tidak bisa menunjukkan hasil Rapis Test. Untuk menekan penularan Covid-19 maka kami melakukan Rapid Antigen kepada mereka,” ungkapnya.

Ditambahkan Anom Sayoga, setelah dilaksanakan Rapid Test, hasilnya semuanya non reaktif atau negatif. “Jika dalam Rapid Test ditemukan hasil reaktif maka kami akan merujuk ke Puskesmas sesuai KTP tempat tinggalnya,” ujarnya.

Seperti penertiban sebelumnya, kali ini Sayoga mengaku, dalam penertiban itu pihaknya juga melakukan sosialisasi Pelaksanaan Protokol Kesehatan Mikro (PPKM) kecil kepada masyarakat. Salah satunya dengan menyosialisasikan Prokes 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mentaati aturan.

“Mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan Covid-19,” ajaknya.    (ari)