Kompetisi di Indonesia Harus Ada Promosi dan Degradasi

Haruna Soemitro

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Salah seorang Anggota Executive Committee PSSI Pusat, Haruna Soemitro tidak setuju dengan wacana pada kompetisi Liga 1 mendatang tidak perlu ada degradasi. Menurutnya, dalam berkompetisi pasti ada yang terdegradasi dan ada yang promosi.

“Kontestan Liga 1 yang berada di dasar klasemen pasti didegradasi ke Liga 2, sebaliknya juara dan runner up Liga 2 promosi ke Liga 1. Kan itu sudah dari dulu dan konsekwensi dari sebuah kompetisi,” ujar Haruna Soemitro di Denpasar, Minggu (23/5/2021).

Seperti diketahui, belum lama ini mayoritas beberapa klub peserta Liga 1 mengusulkan supaya kompetisi musim ini diterapkan sistem tanpa degradasi. Alasannya karena faktor situasi pandemi sekarang yang mengakibatkan beberapa klub kesulitan soal anggaran.

Entah siapa yang mengusulkan pertama kali, namun hal ini memantik pro dan kontra beberapa kalangan. Terkait hal ini, PSSI Pusat sendiri belum memberikan jawab pasti.

“Saya tidak paham dan tidak tahu, siapa yang mengusulkan itu. Saya tahunya dari meeting belum lama ini,” ungkap Haruna Soemitro saat ditemui di sela-sela kongres Asprov PSSI Bali.

Disinggung mengenai tanpa degradasi itu, Haruna yang juga Direktur Madura United ini mengatakan, kalau sistemnya Liga, memang harus ada degradasi.

“Ya namanya saja kompetisi, ya tim-tim berebut menjadi yang terbaik dan mendapat reward. Kalau cuma ada reward dan tanpa punishmen (degradasi), ya itu namanya turnamen,” tegasnya.

Pihaknya pun belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut terkait kejelasan itu. Haruna mengaku hal itu bakal diputuskan dalam sebuah wadah resmi yakni kongres. “Nanti saat kongres akan diputuskan,” imbuhnya.

Sementara di luar itu, disinggung mengenai kans tim Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi AFC 2021 dimana ada tim asal Indonesia yang ikut serta (Bali United dan Persipura), PSSI Pusat memberi sinyal positif. Haruna mempersilakan Bali United maupun Persipura jika ingin mengajukan diri sebagai tuan rumah.

“Kalau misalnya Bali United berinisiatif mengajukan menjadi tuan rumah Grup G, kami persilakan. PSSI Pusat tentu mendukung hal itu. Karena itu menjadi domain dari Bali United sebagai kontestan. Tapi, untuk hal itu dan sampai saat ini belum ada pembicaraan,” tandasnya. (yus)