Ny Putri Koster Ajak Generasi Muda Asah Budi Pekerti Melalui Goresan Puisi

Ny Putri Koster menyerahkan hadiah Lomba Menulis Puisi Tingkat Siswa dan Mahasiswa se-Bali.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Seniman multitalenta yang juga pendamping orang nomor satu di Bali, Ny Putri Koster, tiada lelah untuk terus membangun gairah kreativitas dan ekosistem literasi khususnya di kalangan generasi muda, salah satunya melalui menulis puisi. Dengan menulis puisi, akan dapat mengasah budi pekerti dan membentuk karakter anak bangsa.

Ny Putri Koster menyampaikan itu dalam sambutannya seusai menyerahkan hadiah Lomba Menulis Puisi Tingkat Siswa dan Mahasiswa se-Bali sekaligus launching Antologi Puisi ‘Mei Puisi Bersemi’, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Kamis (20/5/2021).

Menurutnya, budi pekerti dan karakter dapat diasah melalui hal yang sederhana yaitu menulis puisi.

“Dalam sebuah puisi yang kita tulis, kita dapat menuangkan isi hati dengan sangat baik bahkan ketika kita menyampaikan protes, rasa sedih, marah, emosi hingga hinaan kita bisa lakukan  melalui untaian kata-kata  yang indah sehingga isi hati kita tersampaikan dengan kata kata yang baik,” kata dia.

Dia mengaku sangat senang berada di tengah gairah membangun literasi untuk mengasah budi pekerti anak-anak generasi penerus bangsa.

“Jangan lupa rajin mendengar agar kita bisa berbicara, jangan lupa sering membaca agar kita pandai menulis. Kita akan dorong terus kegiatan sastra, mari kita asah diri melalui hobi menulis puisi,” pesannya.

Ia berharap agar ke depannya kegiatan lomba menulis puisi ini gaungnya semakin meluas, dimulai dari Bali yang mempunyai kegiatan lomba menulis puisi yang  bersklala nasional.

Pihaknya menginginkan puisi menjadi kebutuhan masyarakat, masyarakat biasa berpuisi dan ajang puisi menjadi satu event yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itu ke depannya, pagelaran puisi akan dikemas lebih baik dan lebih menarik seperti digelar di atas panggung tidak lagi di pojok-pojok sepi. Di samping itu, seni membaca puisi  juga bisa dijadikan seni pertunjukkan yang dikolaborasikan dengan  seni musik  dan tari.

“Mari kita lebih semangat lagi, khususnya bagi para sastrawan, seniman Bali mari kita jadikan Bali sebagai  pusat berkembangnya seni modern. Mari kita saling dukung satu sama lain, kita tidak sedang bersaing tetapi bersinergi untuk meningkatkan kualitas berkesenian kita,” ujarnya.

Sementara itu, dewan juri  terdiri dari Wayan Jengki Sunarta dan Dewa Putu Mahadewa, serta Gde Artawan dari Dermaga  Seni Buleleng (DSB)  menyampaikan pihaknya menerima sekitar 1.069 karya puisi baik dari siswa dan mahasiswa se-Indonesia.

Dari ajang lomba menulis puisi ini, dewan juri menemukan banyak siswa dan mahasiswa yang memilki bakat menulis puisi yang sangat baik pada levelnya. Untuk itu, para siswa dan mahasiswa diharapkan terus rajin menulis dan membaca karya sastra sehingga akan memiliki tabungan kosa kata yang banyak untuk dirangkai menjadi puisi yang baik.

Dalam Lomba Menulis Puisi yang mengangkat tema ‘Kebangkitan Nasional’ ini terpilih 71 puisi baik dari tingkat siswa dan mahasiswa se-Indonesia sebagai pemenangnya dan masing-masing berhak atas hadiah sebesar Rp 1.000.000. Hadiah diserahkan kepada perwakilan pemenang yaitu Ni Made Adinda Laksmi Danaswari (SMAN 2 Kuta) dan I Kadek Fendy Permana Merta (Universitas Pendidikan Ganesha). (ari)