Tabanan Siap Jika Dipercaya Helat Porprov Bali 2022

Dewa Gede Ary Wirawan

TABANAN, PERSPECTIVESNEWS – KONI Kabupaten Tabanan siap menjadi tuan rumah Porprov Bali 2022, meskipun hanya beberapa cabor, karena Porprov Bali 2022 dipastikan dilakukan secara gotong royong.

Hal itu karena beberapa venue dengan standar nasional di Tabanan telah ada karena pengalaman menjadi tuan rumah Porprov Bali sebelumnya.

“Kami siap saja jika KONI Bali menunjuk nantinya. Tapi tidak semua cabor, ada beberapa venue yang masih hangat pasca Porprov Bali 2019,” ungkap Ketua KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan yang dikonfirmasi Selasa (11/5/2021) terkait masalah tuan rumah gotong royong ini.

Adapun beberapa venue yang disebutkannya, yakni cabor petanque, graastrack (motocross), voli, wushu, balap sepeda dan juga panjat tebing.

Dijelaskan Dewa Ary, seperti venue petanque, Tabanan memiliki venue cabor tersebut yang bisa dikatakan sudah standar nasional yang berlokasi di GOR Debes. Venue tersebut bahkan bisa dibilang satu-satunya lapangan yang memenuhi standar nasional di Bali.

Kemudian sirkuit motocross di Tengkudak yang juga berpeluang besar kembali menjadi venue pertandingan. Pasca Porprov dua tahun lalu, sirkuit ini terus dipakai untuk latihan, terutama atlet PON Bali. Kemudian ada lagi soal papan panjat tebing di Lapangan Alit Saputra.

Belum lama ini, di lokasi tersebut digeber kejurnas dengan konsep mini PON yang diikuti oleh beberapa provinsi di Indonesia. Begitu juga balap sepeda yang sempat dihelat di Desa Wisata Pinge, Marga.

“Termasuk Wushu. Bahkan Pengkab Wushu Tabanan mengaku siap saja jika ditunjuk menjadi tuan rumah Porprov nantinya,” imbuh Ary Wirawan.

Melihat itu semua, KONI Tabanan mengaku sangat siap jika ada penunjukan sebagai tuan rumah Porprov Bali. Tinggal peremajaan saja agar venue terlihat bagus dan layak untuk menggelar pertandingan nantinya.

“Termasuk pembangunan tahap III GOR Debes baru yang pembangunannya mulai dikerjakan tahun ini. Di sana bisa digelar cabor voli indoor karena lapangannya sudah sesuai standar nasional,” tandas Ary Wirawan sembari menyebut anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan tahap III itu senilai Rp 10 miliar. (yus)

Reporter: Yusaka

Editor: Ari W