Dua Provinsi Bakal Jajal Kekuatan Kenshi PON Bali

Trio kenshi Bali di nomor Embu Beregu Campuran (Triyanto, Nadya Billy, Yeristus Varis Mardi). (FOTO: ist)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Dua provinsi, yakni Papua dan Kalimantan Timur bakal memboyong kenshinya ke Bali untuk beruji coba dengan kenshi Bali, Juli mendatang.

Seluruh kenshi baik dari Bali selaku tuan rumah maupun Papua dan Kaltim merupakan kenshi yang bakal bertanding di PON XX/2021 Papua, 2-15 Oktober mendatang.

Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy mengatakan uji coba nanti untuk mengukur sejauhmana teknik, fisik maupun mental bertanding kenshi ketiga provinsi sebelum tarung di PON.

“Jadi, Provinsi Papua dan Kaltim akan datang ke Bali pada bulan Juli, dan mereka tidak bersamaan, melainkan bergantian,” ujar Billy, Jumat (7/5/2021).

Kehadiran kenshi PON dari kedua provinsi itu dinilai Billy sangat bagus, karena para kenshi Bali saat ini sedang digenjot soal teknik. Dengan adanya latih tanding, pelatih bisa mengevaluasi nantinya hasil latihan tersebut. “Termasuk fisiknya juga, karena tiga bulan belakangan, program latihannya mengarah ke fisik,” paparnya.

Untuk lokasi latih tanding, kata Billy, akan disesuaikan. Jika rombongan tamu itu mengajak seluruh atlet, kemungkinan lokasi yang dipilih di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Jika terbatas, dilakukan di Dojo PLN Bali. Namun, dalam penerapannya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Apakah ada rencana menggelar try out? “Masih belum, lagipula saat ini anggaran KONI Bali sangat terbatas. Kalau memang ada sinyal, kami pilih di Jawa Timur. Nanti konsepnya bisa beberapa provinsi latih tanding di sana (Jatim-red),” paparnya.

Hingga saat ini, apakah Perkemi Bali sudah memetakan calon rival? dikatakan Billy, lawan-lawan yang patut diwaspadai masih sama seperti Pra-PON lalu maupun PON 2016 silam.

“Terutama Jawa Barat, NTT, Kalimantan Timur dan DKI Jakarta. Tapi kami tidak melihat segelintir provinsi saja, semua harus diwaspadai. Karena semua kontingen pasti memiliki motivasi untuk menang,” tegasnya.

Soal target di PON, Perkemi masih tetap mengemban harapan KONI Bali yakni setidaknya membawa pulang 2 keping medali emas.

“Harus tetap kami kawal target itu. Tapi, bagi kami setidaknya bisa mengamankan medali emas yang pernah diraih di PON 2016 lalu. Kemudian, kenshi yang sempat meraih perak, harus bisa ditingkatkan menjadi medali emas,” pungkas Billy. (zil)