Perhatian Serius dari Pemkot Blitar, UMKM Kini makin Mudah Akses Perizinan dan Permodalan Usaha

Wali Kota Blitar memberikan bantuan kepada pelaku UMKM Kota Blitar

BLITAR, PERSPECTIVESNEWS– Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang semakin berkembang pesat di Kota Blitar, kini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Blitar.

Keberpihakan Pemkot Blitar semakin nyata dengan diadakannya Sosialisasi Pelaksanaan Perizinan dan Permodalan Usaha serta BPJS Ketenagakerjaan untuk UMKM yang dilaksanakan di Balai Koesoema Wicitra, Kota Blitar, Rabu (5/5/2021).

Dihadiri puluhan perwakilan UMKM Kota Blitar, acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dibuka secara langsung oleh Wali Kota Blitar Drs. Santoso.

Ini memberikan gambaran lengkap tentang prosedur pengajuan perizinan dan permodalan yang kini semakin dipermudah di era digital. Dalam acara yang menghadirkan narasumber dari Bank Jatim Cabang Blitar serta BPJS Ketenagakerjaan tersebut dikupas secara tuntas dalam sosialisasi itu.

Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan, keberpihakan terhadap pelaku UMKM termasuk salah satu program kerja unggulan Pemkor Blitar dalam mendukung pengembangan ekonomi rakyat. Oleh karena itu, pemerintah telah memfasilitasi UMKM Kota Blitar dengan berbagai kemudahan akses usaha mulai dari perizinan, ketenagakerjaan juga terutama permodalan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami harapkan UMKM Kota Blitar dapat semakin maju dan mampu bersaing di era globalisasi melalui berbagai kemudahan yang telah diberikan oleh pemerintah,” tutur Wali Kota Drs. Santoso.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar Suharyono mengatakan, saat ini dengan kemudahan memperoleh perizinan usaha, para pelaku usaha diminta untuk dapat bertanggungjawab secara mandiri atas keberlangsungan izin usahanya.

“Terkait dengan perijinan, kini kemudahan untuk dapat mengurus ijin usaha sudah dapat diajukan dari rumah melalui Online Single Submission (OSS) sehingga kami harapkan para pelaku UMKM Kota Blitar sudah tidak lagi terbebani birokrasi perizinan yang panjang dan bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya,” tutup Suharyono.    (the)