Bali Masih Sangat Mengandalkan Cabor Judo di PON Papua

Nyoman Yamadhiputra (kanan) dan Putu Nirawati. (FOTO: ist)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali masih menaruh harapan besar kepada cabang olahraga judo mendulang medali emas pada hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 Oktober mendatang di Papua.

Pelatih Judo PON Bali I Nyoman Sumerta dalam dialog RRI akhir pekan lalu mengatakan, dari cabang olahraga judo latihan atlet masih kondusif. Permasalahan saat ini memang latihan kontak fisik belum bisa dilakukan, termasuk harapan try out ke luar negeri juga dipastikan pupus.

“Paling utama memang kami kekurangan waktu untuk TC Sentralisasi. Termasuk latihan kontak fisik juga belum bisa dilakukan karena pembatasan-pembatasan akibat pandemi ini,” ucapnya.

Nyoman Sumerta mengatakan terlepas dari permasalahan tersebut, sebagai cabang olahraga unggulan Pulau Dewata, judo tetap memastikan diri konsisten sebagai penyumbang emas untuk Pulau Dewata dengan beban target empat hingga lima medali emas.

“Memang dari pengurus sudah memberikan warning. Bagaimana caranya meramu agar latihan yang ada di sini bisa senada dengan program latihan keluar, karena saat ini kami tidak bisa ke mana-mana. Kendala utama adalah sparing. Kalau bisa try out kan kami bisa evaluasi dari hasil try out itu, tetapi itu tetap kita maklumi karena situasi masih pandemi, dan anggaran juga teratas,” imbuhnya.

Sementara di tempat sama, Ketua Binpres KONI Bali, Nyoman Yamadhiputra menyatakan, judo berpeluang besar tetap memberi sumbangsih medali emas bagi kontingen Bali. Acuannya sangat jelas prestasi di Asian Games, 5 atlet Bali menyumbang medali, 3 medali emas satu perak dan sekeping perunggu.

“Kalau bicara soal try out semua kontingen di Indonesia sama, artinya tidak memperoleh kesempatan try out. Karena itu keyakinan kami judo terus berupaya meningkatkan keunggulan serta kualitas masing-masing judoka,”ungkapnya. (zil)