Wawali Arya Wibawa Apresiasi Konsep Bangunan Hijau

Audiensi World Green Building Council Bali dengan Wawali Arya Wibawa di Kantor Wali Kota Denpasar Kamis (29/4/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengapresiasi konsep bangunan hijau yang dicanangkan World Green Building Council. Melalui konsep tersebut, World Green Building Council berupaya melakukan kinerja terukur secara signifikan dalam penghematan energi.

Hal ini disampaikan langsung Ketua World Green Building Council Bali, Putu Agung Prianta saat beraudiensi dengan Wawali Arya Wibawa di Kantor Wali Kota Denpasar Kamis (29/4/2021).

Agung Prianta mengatakan, bangunan hijau adalah bangunan yang memperhatikan aspek lingkungan sehingga bangunan tersebut tidak memberikan efek negatif terhadap lingkungan.

Lebih lanjut, green building atau bangunan ramah lingkungan merupakan tahapan perencanaan, pembangunan dalam operasi pemeliharaan untuk melindungi, menghemat, dan mengurangi penggunaan sumber daya alam.

Menurutnya, beberapa manfaat dari bangunan hijau yaitu manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial. Manfaat yang paling penting dari bangunan hijau adalah mengurangi permintaan utilitas listrik, gas, dan air sehingga infrastruktur seperti ini dapat dikurangi.

Dalam masalah energi net zero building dan zero energy homes yang efisien, bangunan-bangunan tersebut secara nyata mengembalikan listrik ke jaringan utilitas, dan tidak menghasilkan biaya energi pada akhir tahun. Ia menambahkan konsep ini telah diterapkan di DKI Jakarta dan Kota Bandung.

Pihaknya berharap Pemerintah Kota Denpasar dapat menyusun Peraturan Wali Kota terkait bangunan hijau di Denpasar.

”Konsep bangunan di Bali khususnya Kota Denpasar telah menerapkan konsep hijau. Dengan adanya payung hukum bangunan hijau maka konsep ini lebih bagus dan manfaatnya akan dirasakan lima atau 10 tahun lagi,” ungkapnya.

Semantara Wawali Arya Wibawa berpendapat konsep bangunan hijau juga akan bermanfaat untuk jangka panjang. Untuk itu ia berharap agar World Green Building Council membahas teknis secara detail dengan Dinas terkait seperti Dinas  Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Denpasar.

Menurut Arya Wibawa konsep tersebut sangat bagus karena dengan adanya bangunan hijau mampu mengembalikan listrik ke jaringan utilitas dan tidak menghasilkan biaya energi pada akhir tahun.

“Ide ini sangat bagus meskipun manfaatnya baru bisa dirasakan lima atau 10 tahun lagi,” ungkap Arya Wibawa. (hum)