Kapolda Jatim Buka Apel Latgab SAR dan Bentangkan Bendera Merah Putih

Suasana Latgab SAR dan bentangkan bendera Merah Putih.di Madiun.

MADIUN, PERSPECTIVESNEWS– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Dansat Brimob Polda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim mengikuti kegiatan pembukaan Latihan Gabungan (Latgab), kemampuan Search And Rescue (SAR) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama TNI-Polri, BPBD dan Dinas Kehutanan, di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur, Rabu (7/6/2021).

Menggunakan seragam Brimob dilengkapi rompi anti peluru, helm baja dan senjata, rombongan berjalan dari pintu gerbang Waduk Bening, menyusuri hutan belantara areal latihan sejauh 4 kilometer.

Sesampainya di Bendungan Waduk Bening, Kapolda Jatim bersama rombongan membentangkan bendera Merah Putih menanjak ke arah bendungan.

Acara pembukaan Latgab SAR juga dihadiri Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jatim, Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun, Dandim 0810/Nganjuk, Kapolres Madiun, Kapolres Madiun Kota, Kapolres Nganjuk, Wakil Wali Kota Madiun dan Kepala Kesatuan Pemangku Hutan Madiun.

Latgab SAR ini diikuti oleh 110 personil, yang terdiri dari 40 personel TNI, 20 personel Brimob, 30 personel dari Polres Nganjuk, Madiun dan Madiun Kota, 5 personil BPBD, 5 personil Damkar, 10 personil Perhutani.

Mereka akan mendapatkan pelatihan dari para instruktur dan narasumber dari TNI maupun Polri, BPBD, dan Dinas Kehutanan, serta Pemadam Kebakaran yang selama ini telah berpengalaman dalam tugas operasional.

Dalam sambutannya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan harapannya, setelah nanti mendapatkan ilmu terkait dengan penanganan bencana alam, maka jika ada kejadian lebih penting maka sinergitas bersama dalam menghadapi bencana tersebut, diperlukan.

“Saya dengan Bapak Pangdam dan Ibu Gubernur, sering kali mengalami bahwa komunikasi yang baik, koordinasi yang baik tentunya akan mewujudkan kolaborasi yang baik. Tidak ada permasalahan yang tidak selesai selama hal tersebut dapat kita laksanakan,” tandasnya.

“Saya mengajak semua pihak untuk selalu mempererat tali silaturahmi, perkuat sinergitas yang baik,” pesan Kapolda.

Lebih lanjut Irjen Pol Nico Afinta juga menjelaskan, terkait dengan napak tilas dan pengibaran bendera itu menunjukkan semangat kita. Karena penting dari setiap kegiatan adalah kemauan hati dalam melakukan operasi kemanusiaan.   

“Kalau semua hati kita mau untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini dengan baik, saya kira semuanya akan menuju arah yang lebih baik. Jadi penting bagi kami mengibarkan bendera merah putih itu serta napak tilas menjadi penguatan hati kami dalam melaksanakan kegiatan nanti ke depan,” pungkasnya.   (ari)