TMMD Kodim Jembrana Tuntaskan Asa Wujudkan Cita-Cita

Sinergi Satgas TMMD Kodim Jembrana dengan warga saat membangun jalan rabat beton.

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS– Pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) dari periode ke periode selalu menyuguhkan cerita yang berbeda, utamanya bagi warga desa yang menjadi sasaran atau penerima Program TMMD.

Dalam pengerjaan sasaran, baik itu fisik maupun non fisik dari semua pelaksanaan TMMD tidak akan jauh-jauh dari pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, sekolah atau tempat MCK yang menjadi kebutuhan warga masyarakat setempat.

Begitu juga pelaksanaan sasaran non fisik, tidak akan lepas dari pembekalan wawasan kebangsaan, berbagai sosialisasi dan penyuluhan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pengembangan keterampilan warga masyarakat yang diselaraskan dengan potensi dan kearifan lokal yang ada di wilayah sasaran.

Namun demikian, kepuasan yang didapatkan dari masyarakat penerima Program TMMD tersebut tercermin dari besarnya manfaat dan sisi positif yang dihasilkan melalui Program TMMD.

Hal ini juga menjadi cerminan yang muncul pada pelaksanaan TMMD ke-110 Kodim 1617/Jembrana Tahun Anggaran 2021 di Banjar Sawe, Desa Batuagung, Jembrana yang baru saja tuntas dilaksanakan pada 31 Maret 2021.

TMMD yang melibatkan instansi lintas sektoral antara lain Pemerintah Kabupaten Jembrana, instansi terkait dengan pelaksananya Satuan Tugas TMMD Kodim 1617/Jembrana, telah berhasil menuntaskan sasaran utama yaitu pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 1372 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 20 cm. Pembagunan jalan tersebut telah mengubah akses transportasi yang menghubungkan antara Banjar Sawe dengan Banjar Palungan Batu menjadi jauh lebih baik, aman dan nyaman.

Hal ini tidak terlepas dari kondisi sebelumnya yang hanya berupa jalan tanah yang berada di antara perkebunan yang bila hujan maka sering berlumpur dan menjadi licin. Hal inilah yang menjadi hambatan warga setempat pada saat panen yang harus mengangkut hasil kebunnya karena selama ini hanya mengandalkan dengan berjalan kaki atau transportasi roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak bisa digunakan karena sangat berisiko dengan medan yang ada.

Kondisi ini diakui oleh Kepala Desa Batuagung I Nyoman Sudarma saat berbincang dengan Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., saat melakukan survei lokasi jelang pelaksanaan Pra TMMD pada Pebruari 2021 lalu.

Menurutnya, kondisi jalan yang menghubungkan antara Banjar Sawe dengan Banjar Palungan Batu bertahun-tahun kondisinya demikian dan perencanaan perbaikan sudah dimulai sejak tahun 2016 silam, selanjutnya pada tahun 2020 dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana dan diputuskan pembangunan jalan dilaksanakan melalui Program TMMD ke-110 TA 2021 dimana Satuan Tugasnya adalah Kodim 1617/Jembrana.

Inilah jalan rabat beton hasil karya dan kerja keras TMMD Kodim Jembrana dengan warga.

Semua sudah diusahakan dan akhirnya apa yang menjadi asa dan harapan warga Desa Batuagung bisa terwujud melalui Program TMMD ke-110 TA 2021.

Kapenrem 163/Wira Satya melihat kondisi lingkungan Desa Batuagung yang sebagian masyarakatnya menggantungkan kehidupan atau mata pencaharian dari hasil perkebunan. Lahan kebun ditanami komoditi cukup beragam seperti cengkih, kopi coklat (kakao), vanili, pisang dan beberapa tanaman produktif lainnya. Jenis hasil kebun warga ini merupakan komoditi ekonomis bila dapat dijual atau dipasarkan dengan baik dan mudah.

Kendala muncul apabila akses mobilitas jalan tidak memadai karena untuk mengangkutnya akan memakan biaya yang cukup mahal.

Syukur Program TMMD ke-110 Kodim 1617/Jembrana telah menjadi solusi bagi warga masyarakat sehingga penghasilan mereka menjadi lebih baik dan tidak banyak terkuras biaya distribusi.

Program TMMD ternyata telah menjadi solusi bagi percepatan atau akselerasi pembangunan di wilayah dimana pemerintah daerah menyiapkan anggaran sementara TNI menjadi pelaksananya.

Beberapa warga setempat memberikan pengakuan tulus terkait pelaksanaan TMMD yang sangat bermanfaat dan memberi nilai positif. Seorang warga Banjar Sawe, I Gusti Agung Kade Darmawan yang kesehariannya adalah petani dengan mengolah kebun miliknya, berterima kasih atas terselenggaranya TMMD kali ini.

“Jalan desa kami menjadi mulus, semuanya juga jadi lancar,” ujarnya gembira. Rasa senangnya bertambah ketika dirinya menjadi salah seorang warga yang mendapat bantuan kandang kambing lengkap dengan empat ekor kambingnya (1 jantan dan 3 betina) dari Kodim 1617/Jembrana.

Warga lainnya yaitu I Kayan Sudiartha juga mendapat bantuan yang sama, sehingga secara keseluruhan Kodim 1617/Jembrana memberikan bantuan 8 ekor kambing (2  jantan dan 6 betina) jenis Peranakan Etawa atau EP.

Pengakuan warga lainnya l Putu Gede Oka Priadnyana mengaku dengan adanya jalan rabat beton semua aktifitas warga semakin lancar. “Akses jalan yang semakin baik sangat membantu warga saat pergi ke kebun begitupun aktifitas saat warga membawa hasil panen menjadi semakin mudah,” ujarnya bersemangat.

Pria berusia 37 tahun tersebut mengatakan, sebelum adanya pembangunan jalan rabat beton, aktifitas warga terkendala karena kondisi jalan. Terlebih sebagian besar warga disini bekerja sebagai petani dan berkebun sehingga ketika musim panen warga menghadapi kesulitan untuk membawa hasil panen.

“Sekarang warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk ongkos buruh karena hasil panen bisa langsung dibawa ke rumah atau pembeli bisa langsung mengambil hasil bumi di kebun petani,” tuturnya.

Dengan adanya program TMMD di desanya, Putu Oka sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana dan TNI yang telah berjuang bahu membahu bersama warga dalam pembangunan akses jalan rabat beton ini.

Dirinya mengucap syukur, apa yang dicita-citakan warga setempat mendapat dukungan dari pemerintah dan dikerjakan oleh TNI. Jalan yang mulus dan bagus ini semakin membuat warga semakin semangat untuk bekerja.

Sementara itu Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., menyebutkan TMMD yang  dilaksanakan dari waktu ke waktu dengan melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait dan juga masyarakat dimaksudkan untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam mempercepat akselerasi pembagunan di wilayah.

Sasaran dan volume pengerjaan sasaran fisik TMMD kali ini cukup berat dan menantang, juga ada kendala cuaca yang sering turun hujan sedangkan sarana dan prasarana serta waktu pelaksanaan yang terbatas. Namun demikian dengan semangat, kekompakan dan disiplin serta rasa tanggung jawab semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang bersatu padu bahu membahu dapat menyelesaikan program TMMD ke-110 Kodim 1617/Jembrana dengan baik dan tepat waktu.

Danrem mengucapkan  terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat Desa Batuagung atas dukungan dan partisipasinya dalam TMMD ini, mudah-mudahan apa yang telah dibangun dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat serta dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kepada masyarakat, Danrem berharap supaya ikut merasa memiliki dan peduli terhadap hasil yang sudah dicapai dalam program TMMD ini. “Dengan kepedulian untuk memelihara dan merawat infrastruktur yang telah dibangun dengan baik, maka manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama,” ungkapnya.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna yang hadir pada upacara penutupan TMMD tersebut menilai luar biasa pelaksanaan TMMD ke-110 Kodim 1617/Jembrana.

Dirinya menilai luar biasa hasil karya dan kerja keras TMMD kali ini. Ke depannya Wakil Bupati yang akrab dipanggil Ipat ini berharap pelaksanaan TMMD tidak hanya setiap 2 tahun sekali, kalau bisa dilaksanakan setiap tahun, karena melihat pertimbangan efisiensi anggaran.

“Terima kasih kepada TNI dalam hal ini Satgas TMMD Kodim 1617/Jembrana. Dengan anggaran yang sama, volume kerja yang dihasilkan lebih banyak. Sinergi dengan TNI akan terus dilanjutkan untuk pembangunan di wilayah Bumi Makepung, Kabupaten Jembrana,” tutupnya.    (penrem)