Tim Tinju PON Hasil Seleksi Diputuskan Melalui Rapat Pengurus

Seleksi tinju PON Bali.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Sebanyak tiga petinju mengikuti seleksi skuat tinju PON Bali untuk kelas ringan (60 kg) dan welter ringan (64 kg), di sasana M-Fight Denpasar Senin (5/4/2021). Mereka adalah Jekry Riwu, Gregorius Gedha Dende, dan Yulius Babu Eha.

Panitia seleksi sendiri belum mengumumkan siapa saja dari tiga petinju tersebut yang lolos mewakili Bali ke PON XX/2021 Papua. Sebab, hasil seleksi itu akan terlebih dahulu dibawa ke rapat pengurus, dan nantinya rapat pengurus Pertina Bali yang memutuskannya.

Dalam seleksi sparing tersebut dilakukan dengan waktu 4 menit setiap rondenya dengan total 4 ronde, dengan tiga petinju langsung berhadapan secara bergantian secara bergiliran tanpa henti. Wasit dan juri juga disiapkan untuk menilai secara obyektif.

Menejer tim tinju PON Bali Made Muliawan Arya usai seleksi mengutarakan jika seleksi masih ada satu lagi dalam bentuk adu lari sepanjang 2400 meter di Lapangan Umum Bajra Sandhi Renon Denpasar, Selasa (6/4/2021).

“Semua hasil seleksi tahap pertama dalam bentuk sparing dan seleksi tahap kedua melalui adu lari untuk melihat kekuatan fisik, bakal kami bawa ke rapat pengurus Pertina Bali untuk dibahas,” ucap pria yang akrab disapa De Gadjah itu.

Nantinya, lanjut De Gadjah, yang menentukan siapa di kelas ringan dan welter ringan yang layak mewakili Bali ke PON Papua, adalah keputusan rapat pengurus yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun.

Sebelumnya memang ada dua kelas itu yang lolos PON melalui Pra-PON atas nama Jekry Riwu kelas ringan dan Gregorius atau Goris. Namun karena adanya petinju pelapis yang bagus yakni Yulianus Babu Eha, maka digelarlah seleksi untuk mencari terbaik.

“Semua ini menjadi pelajaran bagi para petinju PON Bali maupun petinju lainnya. Jangan besar kepala jangan sombong karena merasa pernah juara di level nasional, dan jangan indisipliner dalam berlatih karena pelapis-pelapis petinju Bali cukup banyak yang memiliki potensi. Makanya digelarlah seleksi ini,” tutup De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu. (zil)