Pengurus KONI Kota Denpasar Dilantik, Olahraga Tak Boleh Menyerah oleh Keadaan

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara berpose bersama seluruh pengurus KONI Kota Denpasar masa bhakti 2021-2025.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pengurus KONI Kota Denpasar masa bhakti 2021-2025 di bawah Ketua Umum Ida Bagus Toni Astawa, Sabtu (27/3/2021) dilantik oleh Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menyerukan kepada segenap insan olahraga, yang muaranya adalah pembinaan menuju prestasi agar tidak menyerah oleh keadaan pandemi Covid-19, yang entah kapan situasi seperti ini akan mereda.

“Olahraga mesti jalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tanpa itu maka pembinaan akan mandeg dan pada gilirannya prestasi akan stagnan,” ucap Suwandi.

Kepada pengurus KONI Kota Denpasar yang merupakan perpaduan antara personel lama dengan baru, Suwandi berharap nantinya KONI Kota Denpasar tetap melakukan program-program pembinaan atlet sehingga tetap bisa berkontribusi besar bagi Bali di ajang PON XX/2021 di Papua, Oktober mendatang.

Merespons apa yang disampaikan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Ketua Umum KONI Kota Denpasar Ida Bagus Toni Astawa mengatakan pihaknya akan segera memutar kompetisi Wali Kota Cup, yang merupakan agenda rutin tiap tahun namun terhenti karena pandemi Covid-19.

Wali Kota Cup, ucap pria yang akrab disapa Gus Toni itu, merupakan ajang berkompetisi atlet-atlet Kota Denpasar yang dihasilkan melalui pembinaan masing-masing cabor.

“Ada 38 cabor di bawah naungan KONI Kota Denpasar, untuk kejuaraan Wali Kota Cup 2021 sudah bisa digelar mulai sekarang hingga maksimal bulan November 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucap Gus Toni.

Ia minta kepada cabor yang sudah siap menggelar Wali Kota Cup, agar segera meminta izin Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar untuk tata cara pelaksanaan prokes apa saja yang harus dipenuhi.

Meski harus mematuhi protokol kesehatan, di mana memerlukan biaya tambahan seperti rapid test antigen, namun kata Gus Toni, bantuan menggelar Wali Kota Cup dari KONI Kota Denpasar kepada cabor-cabor tidak berubah, yakni Rp 35 juta.

“Yang berbeda adalah grade-nya, artinya atlet yang masuk grade satu tentu dana pembinaannya berbeda dengan grade dua. Begitu seterusnya, tapi mudah-mudahan nanti kita sudah bisa menggunakan genose untuk melakukan tes covid kepada atlet,” pungkasnya.

Sementara Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara berharap kepada pengurus KONI Kota Denpasar yang baru dilantik mampu melayani insan olahraga Denpasar dengan semangat menyamabraya tanpa membeda-bedakan cabor, dan semua cabor harus dilayani secara profesional.

“Dengan spirit itu maka olahraga Kota Denpasar tetap berkembang seperti apa yang diharapkan KONI Bali. Pemkot Denpasar juga akan melaksanakan tugasnya dengan baik demi olahraga karena imun yang kuat maka covid bisa dilawan,” pungkasnya.

Hadir pada pelantikan pengurus KONI Kota Denpasar masa bhakti 2021-2025 Ketua KONI Kabupaten se-Bali dan pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Denpasar. (zil)