Arya Wibawa: ”Masa Pandemi Covid-19, Kreatifitas harus Tetap Berjalan”

wawali Arya Wibawa menghadiri launching motor custom Nagabanda,

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Dukung kreatifitas anak muda, Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pemutaran film dan launching motor custom Nagabanda, Jumat (26/3/2021) di Dharma Negara Alaya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam acara ini Arya Wibawa menyaksikan pertemuan 3 commision works yang disatukan dalam sebuah karya. Putu Ajus Mulyawarman adalah seorang builder motor custom yang sebagian besar karyanya terinspirasi dari cerita tokoh-tokoh atau filosofi Hindu Bali yang menjadikan Nagabanda nama yang dipilih untuk karyanya kali ini.

Berkolaborasi dengan Monez seorang ilustrator Bali yang merespon Nagabanda dalam bentuk Mural diatas kayu jati yang kemudian dipinang menjadi background Motor Nagabanda serta cerita perjalanan Nagabanda berlanjut dengan Marmar Herayukti yang diundang untuk terlibat dalam menjahit cerita filosofi Nagabanda dengan custom culture dalam bentuk film pendek Nagabanda.

Maestro muda Bali sekaligus kreator Nagabanda, Putu Marmar herayukti mengatakan, Nagabanda dalam kehidupan kemasyarakatan di Bali adalah perlambang sebuah gelar bagi yang memiliki kedudukan erat pada kemasyarakatan, Raja, Pendeta atau yang setara. Ini merupakan sebuah prinsip dasar pemaknaan tentang adanya berbagai material berbeda yang akhirnya menjadi kesatuan dalam bentuk karya.

“Dalam film pendek ini prinsip Nagabanda diterjemahkan dalam penafsiran bentuk yang berbeda sesuai swadharma masing-masing, namun masih tetap dalam tujuan yang sama. Setelah melalui penempaan, rintangan, persaingan dalam kecepatan saat mengarungi waktu manusia akan melakukan upaya guna menyelesaikan tugasnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa didampingi Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf  I Wayan Hendaryana dan Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar I Putu Yuliarta sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung pembangunan Denpasar kreatif berwawasan budaya secara berkelanjutan serta terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

“Walaupun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, terapi kreatifitas tidak boleh mati, tapi harus terus bergerak, karena dengan kreatifitas kita akan terus bisa survive. Terima kasih kepada anak muda Denpasar yang telah melahirkan karya kreatif dan berbudaya. Kami atas nama Pemkot Denpasar akan terus mendukung karya anak muda hingga menuju ke kancah nasional dan internasional,” ujar Arya Wibawa.

Dalam acara tersebut Wawali Arya Wibawa berkesempatan menonton film pendek Nagabanda dan melaunching motor Nagabanda.    (hum)