Jadi Ketua Umum FYI Bali, Rudy Santoso Janji Rekrut Atlet Sipil

Rudy Santoso

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Rudy Santoso terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Bali masa bakti 2021-2025 pada Musprov yang berlangsung di Garden View Resort Kuta, Jalan Padma Utara, Kuta, Kabupaten Badung pada Sabtu (20/3/2021).

Pria tegap berambut kuncir yang karib disapa Afuk itu sebelumnya sebagai Ketua Harian Pengprov FYI Bali. “Pengkab dan Pengkot FYI se-Bali kompak memilih Pak Rudy Santoso sebagai ketua umum. Makanya musprov berjalan lancar,” ucap salah satu panitia, Gede Agra Kumara.

Kata Agra Kumara di dampingi Rudy Santoso, dengan demikian Rudy Santoso resmi menggantikan Nyoman Cantiasa selaku Ketua FYI Bali sebelumnya yang pindah tugas ke luar Bali.

Usai terpilih aklamasi, Afuk mengatakan dirinya siap merekrut atlet yongmoodo dari kalangan sipil. Ia mengakui beladiri full body contact ini selama ini identik dengan olahraganya tentara.

“Untuk atlet, ke depan kami berupaya lebih banyak merekrut atlet dari kalangan sipil, tetapi untuk pelatih kami pikir yang sudah ada saat ini sudah bagus, dan memang didominasi dari kalangan TNI. Termasuk wasit dan juri juga banyak dari kalangan TNI,” ungkap Afuk.

Dikatakannya, ke depan FYI Bali dalam proses pembinaan, akan lebih digenjot lagi. Sebab, sampai saat ini hanya ada 10-20 persen atlet berlatar belakang sipil. Sementara sisanya dominan dari kalangan TNI.

Bahkan diakuinya, Pengkab FYI Bangli juga sudah lumayan cukup banyak atletnya dari kalangan sipil. Begitu pula Klungkung juga sudah mulai bergerak merekrut atlet dari kalangan sipil. Begitu juga Pengkab FYI Jembrana, secara perlahan mulai mengoptimalkan proses regenerasi atlet dari kalangan sipil.

“Kami akan instruksikan atlet dari kalangan sipil. Dan jangan lupa kualitas atlet juga harus mengikuti. Makanya kami dorong perbanyak dojo di level kabupaten. Program kami ke depan adalah mencetak atlet yongmoodo di Bali dari berbagai generasi,” tegas Rudy Santoso diamini Agra Kumara.

Tidak hanya atlet, perlahan juga mulai mencetak pelatih, dan wasit juri dari kalangan sipil. Namun tetap bekerja sama dengan pelatih sebelumnya dalam upaya pengembangan cabor yongmoodo.

“Dengan demikian diharapkan pola pembinaan akan lebih maksimal dan pada akhirnya dapat menghasilkan atlet untuk disiapkan turun membela Bali di level nasional,” pungkasnya. (yus)