Penampahan Nyepi, 160 Orang Sembuh dari Covid-19

Update Covid-19 Provinsi Bali pada Sabtu (13/3/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Sehari jelang Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1943 sebanyak 160 orang sembuh dari paparan virus corona, 152 orang terkonfirmasi positif, dan 5 orang meninggal dunia di Bali.
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyebut dengan adanya penambahan pasien sembuh, maka secara kumulatif pasien sembuh dari virus corona sudah 34.084 orang (92,37%), terkonfirmasi positif menjadi 36.900 orang, dan meninggal dunia menjadi 1.017 orang (2,76%) serta kasus aktif per hari ini menjadi 1.799 orang (4,88%).
“Gubernur Bali telah mengeluarkan SE Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai tanggal 9 Maret s/d 22 Maret 2021,” ucap Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, Sabtu (13/3/2021).
SE tersebut, ucap dia, merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat. Dalam SE ini, lanjutnya, terdapat beberapa pengaturan baru yang merupakan perubahan dari Surat Edaran terdahulu (Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2021).
Pengaturan baru itu di antaranya, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.
Satgas Covid-19 Provinsi Bali minta masyarakat agar selalu disiplin melaksanakan 6M meliputi Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Menaati Aturan.
Selain itu Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (ari)