Update Covid-19 Bali; Pasien Meninggal Bertambah 12 Orang, Terkonfirmasi Positif 197 Orang, Sembuh 228 Orang

Update Covid-19 Provinsi Bali pada Jumat (12/3/2021).

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Hari Jumat (12/3/2021) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak 12 orang, sedangkan positif baru 197 orang, dan pasien sembuh bertambah 228 orang.
Duabelas pasien Covid-19 yang meninggal masing-masing terdapat di Kabupaten Badung 3 orang, Kota Denpasar dan Kabupaten Bangli masing-masing 2 orang, serta masing-masing satu orang terdapat di Kabupaten Karangasem, Klungkung, dan Buleleng.
Dengan adanya penambahan kasus pada hari ini, maka jumlah kumulatif pasien Covid-19 meninggal dunia di Bali menjadi 1.012 orang (2,75%), terkonfirmasi positif menjadi 36.742 orang, dan pasien sembuh menjadi 33.924 orang (92,33%). Sementara kasus aktif yang masih dalam perawatan secara kumulatif sebanyak 1.806 orang (4,92%).
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, SE Nomor 06 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai tanggal 9 Maret s/d 22 Maret 2021. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.
Dalam Surat Edaran ini terdapat beberapa pengaturan baru yang merupakan perubahan dari Surat Edaran terdahulu (Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2021). Di antaranya, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.
Dewa Made Indra juga berharap masyarakat selalu disiplin melaksanakan 6M meliputi Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Menaati Aturan.
Selain masyarakat diimbau tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan berlaku. (ari)