Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Nyepi 2021 di Provinsi Bali

Rakor lintas sektoral kesiapan pengamanan Nyepi 2021 di Provinsi Bali.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Jelang pelaksanaan rangkaian Hari Raya Nyepi tahun 2021 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Hari  Raya Nyepi tahun 2021 pada Rabu (10/3/2021) pukul 10.00 wita, di Denpasar.

Tema Rakor “Sinergisitas TNI/Polri, Pemerintahan Provinsi Bali, Majelis Desa Adat serta Tokoh Agama di Provinsi Bali guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dan terlaksananya protokol kesehatan Covid-19 dalam rangkaian perayaan Nyepi Caka 1943 tahun 2021”

Kegiatan dibuka oleh Karoops Polda Bali Kombes Pol. Firman Nainggolan, S. H., M.H., dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Nyepi saat ini tidak jauh beda dengan Nyepi tahun lalu dimana masih dalam situasi Covid-19.

Rangkaian Melasti sampai dengan Ngembak Geni diharapkan dapat berjalan dengan lancar,  pengecualian kegiatan rangkaian saat ini adalah pawai ogoh-ogoh dengan tidak menghilangkan makna upacara Nyepi.

“Kami harapkan agar pelaksanaan Nyepi dapat meningkatkan nilai toleransi antar umat beragama. Saat ini ekonomi di Bali sangat terpuruk sekali, kami mohon kepada Tokoh Adat dan Agama untuk membantu pemulihan ekonomi di daerah pariwisata, mendatangkan wisatawan dari luar negeri apabila penyebaran Covid-19  terkendali, vaksinasi akan diutamakan kepada seluruh masyarakat Bali,” ungkap Firman Nainggolan.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol Zainal Abidin, S.I.K., M.Si, yang menerangkan dasar pelaksanaan Nyepi yang dilaksanakan berdasarkan Seruan Bersama Gubernur Bali, MDA dan PHDI tentang pedoman pelaksaaan Nyepi dan seruan bersama Tokoh Umat Beragama.

Rangkaian kegiatan Melasti dilaksanakan 190 kegiatan, lomba ogoh-ogoh miniatur sebanyak 12 kegiatan. Pelaksanaan Melasti dilaksanakan secara terbatas di mata air terdekat, sedangkan untuk Tawur Kasanga dilaksanakan dengan terbatas hanya maksimal 50 orang dan menerapkan protokol kesehatan.

Hasil Rakor secara umum antara Tokoh Agama, Tokoh Adat dan instansi Pemerintah Prov. Bali mendukung kegiatan pengamanan yang akan dilaksanakan Polda Bali dan Kodam IX Udayana.    (dwi)