Jajakan Anak di Bawah Umur lewat Medsos, Warga Pasuruan Ditangkap Polisi

Tersangka BD, seorang warga Pasuruan yang ditangkap polisi karena menjajakan anak di bawah umur kepada pria hidung belang, saat diperlihatkan kepada pers.

SURABAYA, PERSPECTIVESNEWS – Unit IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jatim membekuk seorang tersangka prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur.

Tersangka yakni, BD, (39) warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Kejadiannya berawal pada bulan Januari 2021, dimana petugas melakukan patroli siber. Dari patroli tersebut, dilakukan analisis dan penyelidikan terhadap pemilik akun. Petugas akhirnya mengetahui pemilik akun dan dilakukan penangkapan.

Tersangka akhirnya dibekuk di salah satu hotel di kawasan Jalan S. Parman, Dusun Krajan Kulon, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Rabu (10/3/2021) menjelaskan, tersangka BD dalam menjajakan anak di bawah umur melalui media sosial WhatsApp.

Prostitusi online yang menjerat tersangka, karena dia termotivasi video porno sehingga tersangka terangsang dan ingin berfantasi seks.

“Terungkapnya prostitusi online ini setelah anggota Unit Siber IV melakukan patroli siber. Sehingga dilakukan penyelidikan hingga penangkapan terhadap tersangka,” kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Ditambahkan Kombes Gatot, dari pengungkapan ini polisi menyita hanphone serta screenshot percakapan tersangka dan pria hidung belang.

Tersangka akan dijerat Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. (ari)