Gubernur Koster Siap Fasilitasi Vaksinasi untuk Tokoh dan Umat Beragama di Bali

Gubernur Koster saat menerima kedatangan FKUB Provinsi Bali dan Majelis Agama Provinsi Bali.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Gubernur Bali menegaskan siap memfasilitasi langsung pelaksanaan vaksinasi untuk tokoh dan umat beragama di Bali.

Kesiapan itu disampaikan Gubernur Koster saat menerima kedatangan FKUB Provinsi Bali dan Majelis Agama Provinsi Bali, Senin (8/3/2021) di di Jayasabha, Denpasar.

Semua Majelis Agama (MA) siap mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pulau Dewata, sebagai upaya untuk memulihkan kesehatan masyarakat dan perekonomian Bali, yang saat ini sedang terdampak pandemi.

Dukungan itu disampaikan Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet dan Ketua Majelis Agama Provinsi Bali yang menyatakan siap divaksin pada Rabu (10/3/2021) pagi secara bersamaan.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Koster yang menerima kedatangan FKUB Provinsi Bali dan Majelis Agama Provinsi Bali menyatakan terimakasih dan mengapresiasi atas dukungan vaksinasi Covid-19.

Lebih lanjut Wayan Koster menyampaikan dukungan yang diberikan merupakan salah satu langkah positif yang wajib didukung bersama. Mengingat, Bali saat ini mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19 sehingga diperlukan adanya langkah pemulihan ekonomi.

“Sebelum itu, kita terlebih dahulu harus melakukan pemulihan kesehatan dengan cara vaksinasi, apalagi Bali dan Jawa telah mendapatkan prioritas vaksin dari Pemerintah Pusat. Saya juga akan melaporkan hasil pertemuan dan dukungan ini ke Pemerintah Pusat,” jelas mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini juga tidak henti-hentinya meminta kepada Ketua Majelis Agama untuk senantiasa mengajak umatnya berdoa di tempat suci masing-masing, guna memohon kepada Tuhan dan Alam Semesta agar Covid-19 segera berakhir.

Sebagai penutup, Gubernur Koster meyakini percepatan vaksinasi Covid-19 di Bali akan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat luar untuk bisa kembali berkunjung ke Pulau Dewata.    (yus)