Cegah Penularan Covid-19 dengan “SULING”

Kelurahan Sumerta saat melaksanakan monitoring edukasi dan sosialisasi penerapan disiplin protokol kesehatan melalui gerakan aktif "SULING" Sumerta.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Dalam upaya pencegahan Covid-19, Kelurahan Sumerta Gencar melaksanakan monitoring edukasi dan sosialisasi penerapan disiplin protokol kesehatan  melalui gerakan aktif “SULING” Sumerta (Semeton Uning lan Eling Lingkungan ring Kelurahan Sumerta).

Lurah Sumerta  I Wayan Eka Apriana mengatakan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembagian 1.000 masker secara gratis kepada pedagang dan pembeli di areal Pasar Ketapian dan sekitarnya.

Masker gratis tersebut merupakan bantuan GP Ansor melalui Satgas Kecamatan Denpasar Timur. Dalam kegiatan ini juga didampingi Polsek Denpasar Timur, Lurah Sumerta bersama aparatur, bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kasatgas Linmas selaku Satgas Kelurahan Sumerta serta Kepala Lingkungan.

Menurutnya, sosialisasi dan pemberian masker gratis harus dilakukan kepada pelaku usaha khususnya pedagang yang ada di pasar. Mengingat pasar adalah tempat berinteraksi banyak orang antara pedagang dan pembeli.

“Untuk terus mengingatkan masyarakat perlu diberikan sosialisasi serta pembagian masker gratis agar selalu menaati protokol kesehatan,” ungkap Eka saat dihubungi Senin (8/3/2021).

Lebih lanjut Eka mengatakan, dalam menjalankan Pemantuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masyarakat harus mentaati protokol kesehatan, karena yang melanggar akan mendapatkan sanksi sesuai Peraturan Gubernur Bali.

Oleh karena itu pihaknya mengingatkan agar masyarakat maupun pelaku usaha mentaati protokol kesehatan dengan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan.

Selama melaksanakan monitoring edukasi dan sosialisasi penerapan disiplin protokol kesehatan  pihaknya tidak menemukan pelanggaran yang signifikan.

Meski demikian pihaknya tidak menampik bahwa dalam kegiatan tersebut masih menemukan orang yang menggunakan masker tidak pada tempatnya.

“Dalam kegiatan itu, kami langsung memberikan pembinaan, agar hal itu tidak diulang kembali,” jelasnya.

Meskipun dalam situasi menghadapi pandemi, dalam kesempatan itu pihaknya juga mensosialisasikan cara pencegahan demam berdarah kepada masyarakat. Hal itu juga menjadi prioritas utama mengingat saat ini musim hujan, dan perkembangan nyamuk akan semakin cepat.  (hum)