Soal Wacana Porprov Diundur, KONI Bali Tawarkan Jalan Tengah

Ketut Suwandi

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Rencana tuan rumah Badung memundurkan Porprov Bali XV/2022 menjadi 2023 melalui permintaan yang bakal diajukan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali secara virtual pada 9 Maret 2021, direspon KONI Bali dengan menawarkan opsi tengah-tengah.

Tawaran opsi tengah-tengah ini diutarakan langsung Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi usai pelantikan pengurus Pengprov PABSI Bali, Kamis (4/3.2021). Hanya saja semuanya tetap dikembalikan kepada Pemprov Bali.

“Ya, nanti bakal dibahas lagi di RAT pada prinsipnya kami mengikuti keputusan Pemprov Bali. Namun sebenarnya ada opsi di tengah-tengah semua itu,” tutur mantan Ketua Umum KONI Badung itu.

Dijelaskan soal opsi yang ditawarkannya yakni Porprov tahun depan bisa digelar dengan cara tuan rumah bersama atau gotong royong yang nantiya dikoordinasikan dengan Pengprov cabang olahraga (cabor).

“Tapi nanti juga akan dilihat secara mendalam juga soal apakah penundaan itu karena aspek keuangan dan pandemi Covid-19 saja atau lainnya. Pasalnya, penundaan itu dilakukan juga harus mempertimbangkan kelangsungan atlet,” tambah Suwandi.

Opsi tengah itu juga pastinya menurut ketua umum dua periode di KONI Bali itu, yakni jika ada keterbatasan bisa tetap dilakukan. Contohnya pada Porprov XIV/2019 silam, tuan rumah Tabanan bisa mengatasi keterbatasan yang ada. “Artinya masih ada plan atau rencana A, B, atau C,” sebut Suwandi.

Namun jika Porprov Bali benar-benar ditunda, dirinya  mengaku tidak masalah jika sudah ada keputusan dari pemerintah. Tapi dia tetap berharap Porprov bisa diselenggarakan dengan mengambil langkah-langkah strategis.

“Kalau semua anggota (KONI kabupaten/kota) dan pemerintah memutuskan untuk gotong royong, itu lebih bagus,” pungkas Suwandi. (zil)