Hadapi Bencana Alam, Sekda Dewa Indra Tekankan Lakukan Contigency Plan

Sekda Dewa Indra (kiri)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menekankan, dalam menghadapi bencana alam, para pejabat mesti melakukan contigency plan (rencana cadangan) sehingga tidak gagap saat ada bencana.

Sekda Dewa Indra yang sempat menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali tahun 2017 mengatakan, tidak setiap bencana alam membutuhkan strategi yang sama dalam penanganannya.

“Pasti memiliki penanganan yang berbeda karena karakteristik bencana, baik itu lokasi dan masyarakat yang ada di sekitarnya,” ungkapnya saat didaulat sebagai narasumber knowledge sharing Rakornas PB 2021 dengan tema ‘Bencana Geologi Gempa Bumi, Tsunami, Erupsi Gunung Api’ melalui virtual, di  Kantor Gubernur Bali, Kamis (4/3/2021).

Sekda Bali Dewa Indra menambahkan, seorang pemimpin yang bertanggung jawab (dalam hal ini Kalaksa BPBD dan Basarnas) harus ada di lokasi bencana, terutama saat masa kritis berlangsung karena seorang pemimpin harus mengetahui perkembangan perubahan terjadinya erupsi detik per detik dan harus cepat mengambil langkah atau memberi respon, sehingga tidak akan terlambat dalam mengambil keputusan dalam posisi urgent.

“Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami karakteristik erupsi yang akan terjadi, sehingga akan diketahui langkah-langkah yang akan diambil sesuai gejala awal yang ditunjukkan oleh kondisi terkini. Setelah itu pemahaman untuk langkah-langkah bagi masyarakat lokal yang ada di sekitar lokasi erupsi akan secara cepat dapat dilakukan karena sudah mengetahui petunjuk awal,” ungkapnya.

Sekda Indra juga menyampaikan, dalam menangani bencana hendaknya membuat rencana cadangan (contigency plan) sehingga tidak gagap. “Sehingga ketika terjadi lagi bencana selanjutnya kita akan aiap untuk melakukan operasional plan,” tegasnya. (ari)