Tekan Penularan Covid 19, Tim Yustisi Koya Denpasar Jaring 19 Pelanggar Prokes

Tim Yustisi Kota Denpasar saat melakukan sidak protokol kesehatan.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 19 orang pelanggar protokol kesehatan saat  melakukan penertiban  Protokol Kesehatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) skala mikro di wilayah Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat yakni diseputaran Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Subur Monang Maning pada Senin (1/3/2021).

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini menyasar ruang terbuka hijau, obyek wisata, kompleks pertokoan, pasar, warung angkringan, warung tenda yang berpotensi menimbulkan  kerumunan serta pengguna ruas jalan.

Dari jumlah yang terjaring sebanyak 14 orang langsung dilakukan rapid test antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua non reaktif.

“Dalam kegiatan ini hanya 14 dirapid tes antigen karena  pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” ungkapnya.

Sayoga mengatakan, rapid test antigen yang dilakukan kepada pelanggar adalah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara real, sehingga selain  sidak masker, upaya menekan penularan  Covid-19, pelanggar  juga harus diketahui kondisi kesehatannya.

Jika dalam sidak ini pelanggar ada  hasil rapid tesnya reaktif, maka akan langsung digiring untuk melakukan test swab PCR dan dibawa ke rumah singgah untuk diisolasi.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 19 orang terjaring lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker. Sehingga sebanyak 5 orang diganjar denda sebesar 100 ribu rupiah sesuai Pergub Bali Nomor: 46 Tahun 2020 lantaran tidak membawa masker dan 14  orang lainnya diberikan ganjaran berupa teguran simpati dan hukuman sosial  karena memakai masker yang tidak sempurna.

“Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19,” katanya. (hum)