Bersama Forkopimda, Bupati Tamba Pantau Posko PPKM se Jembrana

Bupati Tamba bersama Wabup Patriana Krisna serta Forkopimda saat turun ke desa-desa.

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS– Usai menggelar rapat terbatas terkait program dan visi misi, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna langsung menggelar roadshow ke desa-desa, Senin (1/3/2021) untuk mencari permasalahan yang ada di masyarakat. 

Bersama jajaran Forkopimda, Bupati Tamba memantau posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di setiap kecamatan seluruh Jembrana. Pantauan diawali dari posko PPKM Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan sampai Desa Sumbersari, Desa Melaya. 

Dalam kesempatan turun itu, Bupati Tamba juga ingin mendengar berbagai persoalan di berbagai posko. Mendapat laporan baik-baik saja dari kepala desa dan Satgas Gotong Royong, Bupati Tamba agak kecewa.

Ia tidak ingin hanya mendapat laporan kesuksesan saja , namun juga disampaikan berbagai persoalan untuk dicarikan solusi. 

“Saya turun untuk mencari masalah yang ada di masyarakat. Mencari persoalan yang mengganggu selama ini. Jangan sampai tidak ada masalah sehingga tidak ada pekerjaan. Pak kepala desa apa masalahnya, demikian juga pak bendesa, silakan utarakan apa permasalahan selama ini,” ucapnya.

Bupati Tamba mengatakan, melalui masalah itu ada tindak lanjutnya untuk kerja dan mencarikan solusi. “Jika tidak ada masalah artinya tidak kerja. Jangan bilang tidak ada masalah apalagi menyembunyikan masalah, ungkapkan saja. Disini kita akan carikan solusi. Apa yang harus diperbaiki akan kita laksanakan,” tegas Bupati Tamba.

Kendati demikian, secara umum Bupati Tamba menyampaikan pelaksanaan posko PPKM di setiap desa sudah berjalan dengan baik. Utamanya semangat dari desa dan desa adat yang saling berbagi tugas dan gotong royong.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi semangat kepala desa dan petugas yang ada di desa dalam melaksanakan PPKM berbasis gotong royong. “Kita sadari Covid -19 ini bersifat global, semua terdampak tidak hanya di Jembrana saja. Pandemi covid-19  juga sudah lama berlangsung karena itu saya bahagia dengan kerja gotong royong ini. Jika gotong royong, maka pekerjaan akan dilaksanakan dengan ikhlas, kalau sudah ikhlas pekerjaan pasti maksimal,” ujar Tamba.

Selain itu, Bupati asal Kaliakah ini meminta agar masyarakat sadar dan dengan ketat melaksanakan prokes demi kesehatan dan keselamatan bersama. Contoh kecil yang dilihat di lapangan ketika melihat warga beraktivitas sudah menggunakan masker. “Itu menjadi contoh kecil kesadaran yang bagus untuk masyarakat dalam melindungi dirinya sendiri,” tutup Tamba.    (utu/humj)