Satgas Covid 19 Kecamatan Denpasar Utara Bubarkan Pengunjung Kafe

Satgas Covid-19 Kecamatan Denpasar Utara bersama polisi dari Polsek Denpasar Barat melakukan penertiban dan sosialisasi protokol kesehatan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Satgas Covid-19 Kecamatan Denpasar Utara bersama polisi dari Polsek Denpasar Barat melakukan penertiban dan sosialisasi protokol kesehatan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Skala Mikro kepada pelaku usaha di Jalan Gatot Subroto Barat dan Jalan Gatot Subroto Tengah, Sabtu (27/2/2021) malam.

Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya membubarkan pengunjung yang ada  di salah satu tempat usaha di Gatot Subroto,  karena menerima pelanggan lebih dari 50% atau lebih dari fasilitas yang telah ditentukan, sehingga terjadi kerumunan.

Tidak hanya itu, tempat usaha tersebut operasionalnya lewat dari  waktu yang telah  ditetapkan yakni pukul 21.00 Wita. Selain itu pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk mencegah penularan Covid-19, maka  dalam kegiatan itu kami langsung membubarkan pengunjung yang ada di sana,” jelas Lodra saat dihubungi Minggu (28/2/2021).

Hal itu harus dilakukan untuk menekan terjadinya penularan Covid-19 mengingat kasusnya di Kota Denpasar masih tinggi.

Atas pelanggaran yang dilakukan pihaknya  memberikan peringatan keras dan sanksi pembinaan. Jika di kemudian hari kembali melanggar maka akan diserahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindak lebih lanjut.

Dalam penertiban ini pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dengan menaati protokol kesehatan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.

Lodra mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan  protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Lodra juga mengharapkan pelaku usaha mematuhi  jam operasional  yang telah diterapkan yakni sampai pukul 21.00 Wita.

Bagi usaha rumah makan, restoran, warung dan sejenisnya masih diizinkan melayani sesuai jam operasional usaha tetapi dengan pelayanan pesan antar atau take away. Yang terpenting adalah tempat usahanya menerapkan protokol kasehatan. Supaya tidak ada penambahan kasus covid-19 lagi.

“Apabila kasus terus meningkat akan sulit melakukan pemulihan ekonomi, oleh karena itu mari menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ajaknya. (hum)