Lagi, Tujuh Orang Meninggal Dunia karena Covid-19 di Bali

Update Covid-19 Provinsi Bali pada Rabu (24/2/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pasien meninggal dunia karena paparan virus corona di Bali bertambah 7 orang pada Rabu (24/2/2021). Dengan demikian sejak pandemi Covid-19 melanda hampir setahun lalu, sudah 898 orang (2,69%) meninggal dunia di daerah ini.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, 7 pasien Covid-19 yang meninggal dunia hari ini, masing-masing di Kota Denpasar 3 orang transmisi lokal, Kabupaten Badung 2 orang pelaku perjalanan dalam negeri, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Klungkung masing-masing 1 orang semuanya merupakan transmisi lokal.

Selain pasien meninggal dunia, Satgas Covid-19 Provinsi Bali juga mencatat hari ini pasien sembuh bertambah sebanyak 292 orang, dan terkonfirmasi positif bertambah 307 orang (285 orang melalui transmisi lokal dan 22 PPDN).

Dengan adanya penambahan pasien sembuh dan terkonfirmasi positif pada hari ini, maka secara kumulatif di Bali sudah 30.122 orang (90,23%) pasien Covid-19 sembuh dan terkonfirmasi positif menjadi 33.384 orang. Sedangkan kasus aktif per hari ini menjadi 2.364 orang (7,08%).

Mengawali 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2021 pada tanggal 8 Februari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Desa/Kelurahan di Kabupaten/Kota se-Bali ditentukan berdasarkan peta zonasi Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan yang ditetapkan Bupati/Walikota se-Bali dengan mempedomani Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, berlaku mulai tanggal 9 s/d 22 Februari 2021.

SE yang mengatur tentang PPKM ini juga menekankan kembali Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran dendanya adalah Rp100.000 bagi perorangan dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Satgas Covid-19 Provinsi Bali memandang dukungan sepenuh hati dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di 2021 ini. Masyarakat juga diminta tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan kapan pun dan di manapun. (ari)