Tiga Atlet Panjat Tebing Bali Dipastikan ke PON

Putu Yudi Atmika

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Tiga atlet panjat tebing putra dan putri Bali dipastikan menjadi utusan Bali ke PON XX/2021 Papua, kendati simulasi yang dilakukan Pengprov FPTI Bali belum berakhir.

Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika mengatakan, saat simulasi yang dilaksanakan di lintasan panjat tebing Lapangan Alit Saputra Tabanan, ketiga atlet tersebut mampu menunjukkan performanya.

“Ketiga atlet tersebut yakni Temi Teli Lasa, Nadya Putri Virgita serta Desak Made Rita Kusuma Dewi,” sebut Putu Yudi Atmika ditemui Senin (22/2/2021).

Ia mengatakan, Temi kemungkinan diproyeksikan di perorangan dan beregu nomor lead, Nadya Putri hanya di perorangan lead dan boulder, sedangkan Desak Made Rita Kusuma Dewi di perorangan speed.

“Kami mengejar target 2 medali emas itu di PON Papua setidaknya dari nomor perorangan itu termasuk di nomor beregu putra dan kombain. Kalau untuk putri tidak bisa turun di nomor beregu karena atlet putri yang lolos PON hanya 2 atlet saja, sedangkan untuk beregu aturannya 3 atlet yang bisa turun,” kata Yudi Atmika.

Lantas bagaimana atlet lainnya yang bakal menghuni 5 tempat kosong di tim inti panjat tebing PON setelah sudah ada kepastian 3 atlet lebih dulu dipastikan masuk tim inti? Disebutkan pria yang juga pengurus KONI Bali itu, kuota memang untuk atlet Bali yang turun di PON Papua 8 atlet sehingga akan dilihat dulu yang pantas.

“Kalau yang masih sisa 5 tempat kosong saya serahkan kepada tim pelatih untuk menentukan karena itu wewenang pelatih. Termasuk taktik dan strategi agar nantinya mampu merealisasikan target itu. Jadi setelah simulasi terakhir pada 28 Februari nanti,” demikian Yudi Atmika seraya menambahkan guna meningkatkan kemampuan dibutuhkan latihan rutin dengan jalur lintasan berbeda-beda. (zil)