CSR PLN UID Bali Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan Menuju Indonesia Maju

GM PLN UID Bali Adi Priyanto

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memrioritaskan sektor program pengentasan kemiskinan dalam penyaluran CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) sebagai langkah nyata menuju Indonesia Maju.

Meski pengentasan kemiskinan (9%) berada di urutan 4 (empat) setelah fasilitas umum (29%), sarana ibadah (24%) dan pendidikan (21%), bukan berarti sektor program tersebut mendapat porsi kurang. Justru pengentasan kemiskinan yang identik dengan pemberdayaan masyarakat ini mendapatkan perhatian lebih.  

“Pengentasan kemiskinan memang bukan sektor program yang mendapat persentase terbesar, namun kami tetap memrioritaskan program yang sudah tersebar merata di 9 kabupaten/kota di Bali itu,” ujar General Manager PLN UID Bali Adi Priyanto, di Denpasar, Kamis (18/2/2021).

Menurut Adi, sudah merupakan komitmen dan konsistensi PLN untuk selalu menyalurkan CSR dalam upaya pengentasan kemiskinan. “Walaupun penyaluran CSR merupakan kewajiban dan tanggungjawab perusahaan yang telah diatur oleh Undang-Undang, namun kami tetap melakukannya dengan sepenuh hati,” jelas Adi,

Bantuan CSR untuk pengentasan kemiskinan, lanjut Adi, identik dengan upaya PLN UID Bali dalam memberdayakan masyarakat. “Kami berupaya bagaimana dana itu bisa dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, sehingga masyarakat benar-benar memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mewujudkan kemandirian masyarakat melalui CSR PLN. Jika masyarakat mandiri, Indonesia bakal maju. Potensi keberlanjutan program CSR juga menjadi kunci kesuksesan suatu program,” tutur mantan Executive Vice President Electricity System Planning di PLN Kantor Pusat ini.

Sektor program lainnya, lanjut Adi adalah sektor yang menunjang perbaikan kemandirian masyarakat. Semuanya saling terkait dan terikat jadi satu, tidak bisa dipisahkan. “Sektor fasilitas umum yang mendapat persentase CSR terbesar (29%), tentunya juga dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk program pengentasan kemiskinan, demikian pula sektor program yang lainnya,” tambah Adi Priyanto.  

Manajer Komunikasi Made Arya menambahkan hingga Desember 2020, total CSR PLN Bali yang telah disalurkan sebesar Rp. 4.450.228.000,- ditujukan ke stakeholder PLN yang mendukung program-program dan kinerja PLN.

“Target yang mendapat bantuan CSR memang sesuai arahan dari PLN Pusat yakni sektor bencana alam, pendidikan, peningkatan kesehatan, sarana ibadah, fasilitas umum, pelestarian alam serta pengentasan kemiskinan dengan persentase yang sudah diatur sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. CSR PLN memiliki tujuan untuk pemberdayaan oleh dan dari masyarakat dalam mewujudkan renewable energy (peningkatan konsumsi listrik dan penanganan lingkungan dari dampak operasional PLN) untuk mewujudkan Indonesia Maju,” sambung Arya.

Di 2021, PLN kembali menyerahkan bantuan CSR melalui program PLN Peduli sebesar Rp 1,1 milyar untuk pembangunan masyarakat Bali yang diserahkan Kamis (11/2/2021), di Gianyar.

Bantuan yang diberikan antara lain untuk rumah ibadah, sarana & prasarana umum serta pengentasan kemiskinan dengan total nilai sebesar Rp 1.153.058.000. Pemberian bantuan disampaikan kepada 14 penerima manfaat oleh perwakilan PLN UID Bali dan PLN UIP JBTB 1.

“Tak hanya CSR, pemerintah melalui PLN juga memberikan perpanjangan stimulus Covid-19 yakni diskon listrik untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan rentan serta kelompok industri dan komersial dalam menghadapi masa pandemi Covid-19,” tutur Made Arya.

Manajer Komunikasi PLN UID Bali Made Arya saat menyerahkan CSR untuk sektor program sarana ibadah.

PLN UID Bali meraih penghargaan BUMN CSR Award Provinsi Bali 2020 Kategori Gold karena konsistensi dan kepedulian yang tinggi serta bukti PLN UID Bali berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Bali lewat program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan ini diraih PLN UID Bali selama tiga kali berturut-turut (2018, 2019, 2020). BUMN CSR Award ini merupakan bentuk apresiasi kepada lembaga BUMN di Provinsi Bali terhadap pelaksanaan penyaluran bantuan CSR, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun lingkungan.    (ari)