Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar Capai 89 Persen

I Dewa Gede Rai

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh di Denpasar secara kumulatif mencapai 8.748 orang dari 9.829 pasien (89%) setelah pada hari Sabtu (20/2/2021) terdapat tambahan 97 pasien sembuh.

Sedangkan terkonfirmasi positif Covid-19 terdapat penambahan 26 orang, dan 4 pasien meninggal dunia sehingga secara kumulatif pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Denpasar menjadi 185 orang (1,88%). Sementara jumlah kasus aktif yang masih dalam perawatan sampai saat ini sejumlah 896 orang (9,12%).

Terkait 4 orang yang meninggal dunia diketahui seorang perempuan usia 74 tahun berdomisili di Desa Dangin Puri Kaja. Pasien kedua seorang laki-laki 60 tahun berdomisili di Kelurahan Sanur. Pasien ketiga seorang laki-laki 77 tahun berdomisili di Desa Padangsambian Kaja, dan pasien keempat seorang laki-laki 73 tahun berdomisili di Kelurahan Padangsambian.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpaar, I Dewa Gede Rai mengatakan, meski jumlah pasien sembuh lebih banyak dari terkonfirmasi positif, namun virus corona masih terjadi penularan sehingga harus menjadi perhatian semua warga.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuh Dewa Rai.

Ia mengatakan berbagai upaya  terus dilakukan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dewa Rai mengajak  masyarakat mengurangi mobilitas,  dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (hum)