Desa Penatih Dangin Puri Sosialisasikan Prokes 6M Sasar Pedagang dan Warga

Sosialisasikan Prokes 6M yang dilakukan Desa Penatih Dangin Puri menyasar pedagang dan warga.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melakukan sosialisasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dengan menggandeng TNI dan Polri pada Sabtu (20/2/2021).

Kegiatan ini menyasar warga dan pedagang dengan mensosialisasikan penerapan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, menghindari kerumunan dan menaati aturan. Selain itu juga dilakukan pembagian masker. 

Perbekel Desa Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar mengatakan pelaksanaan kegiatan posko terpadu tangguh Covid-19 Desa Penatih Dangin Puri dalam PPKM Mikro telah berlangsung sesuai jadwal ditetapkan.

Pihaknya melibatkan TNI/Polri dan juga satgas desa dengan pelaksanaan edukasi tentang prokes dan juga melaksanakan pembagian masker kepada para pedagang dan juga warga.

“Saat ini Desa Penatih Dangin Puri masuk pada zona kuning yang sebelumnya sempat masuk dalam zona hijau, sehingga edukasi dalam penerapan prokes terus dilaksanakan serta juga mengantisipasi langkah penyemprotan disinfektan di lingkungan warga,” ujarnya.

Lokasi edukasi dalam penerapan disiplin prokes 6M dilaksanakan menyasar para pedagang yang ada di lingkungan desa dan juga lingkungan masyarakat.

Sosialisasi dilakukan sesuai Surat Edaran Nomor 180/067/Hk/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dan Desa Adat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Kota Denpasar.

Mengingat dalam surat edaran tersebut setiap orang, pelaku usaha, pengelola penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, berkewajiban melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Pentingnya program PPKM berbasis mikro ini dapat terus tersosialisasikan kepada masyarakat yang nantinya secara bersama-sama dapat memahami terlebih penularan Covid-19 di wilayah Kota Denpasar masih tinggi, sehingga disiplin prokes ini dapat terus ditingkatkan serta mampu menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan,” ungkapnya. (hum)