Covid-19 di Denpasar; Kasus Positif Lebih Banyak daripada Sembuh, Meninggal Dunia Bertambah Seorang

I Dewa Gede Rai

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar mencatat pada hari Jumat (19/2/2021) terdapat penambahan kasus positif sebanyak 171 orang, sembuh 115 orang, dan seorang meninggal dunia.

Seorang yang dinyatakan meninggal dunia adalah laki-laki usia 69 tahun berdomisili di Kelurahan Pemecutan. Pasien dinyatkan positif pada 11 Februari 2021 dan meninggal dunia pada 19 Februari 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengingatkan kapada masyarakat untuk tidak mengurangi kewaspadaan. Sebab titik-titik lengah telah menyebabkan kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatannya jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu.

Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya  terus dilakukan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan dikoordinir camat dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas,  dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningkatan kasus diiringi menurunnya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 9.803 kasus,  angka kesembuhan 8.651 orang (88,24%), meninggal dunia 181 orang (1,85%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 971 orang (9,91%). (hum)