Kurang dari 2 Jam Djokovic Sudahi Perlawanan Karatsev

Novak Djokovic (FOTO: ausopen.com)

MELBOURNE – Petenis nomor satu versi ATP Novak Djokovic mengatasi Aslan Karatsev 6-3, 6-4, 6-2 dalam waktu satu jam dan 53 menit untuk memastikan posisi di partai final Australian Open, yang menjadi final ke-28 di ajang Grand Slam.

“Saya merasa baik sejauh ini, secara fisik dan mental. Saya memukul bola dengan sangat baik dan cepat,” kata Djokovic soal pertandingan, seperti dilansir laman resmi ATP Tour, Kamis (18/2/2021).

Juara delapan kali Australian Open ini mengakhiri impian petenis peringkat 114 Karatsev untuk menjadi petenis pertama yang mencapai final pada debut Grand Slam.

Melalui 15 gim, Djokovic hanya melakukan satu kesalahan sendiri, mencetak total 30 winner dalam usahanya membukukan gelar kesembilan di Grand Slam awal musim ini.

“Saya sangat senang dengan penampilannya. Saya juga senang karena memiliki dua hari libur sekarang. Pemulihan masih menjadi prioritas,” ungkap Djokovic sehubungan dengan cedera otot perut yang ia alami di putaran ketiga saat melawan Taylor Fritz.

“Saya ingin memberikan penghargaan kepada Karatsev untuk turnamen yang hebat. Mungkin ini bukan harinya, tapi dia memiliki kemenangan besar pada debutnya hingga sampai semifinal Grand Slam pertama,” Djokovic menambahkan.

Karatsev, yang diproyeksikan masuk ke peringkat 50 besar ATP pada Senin, memenangkan 11 dari 32 poin servis kedua. Dia mencetak 24 winner dan melakukan 30 kesalahan sendiri.

Sedangkan di tunggal putri, Jennifer Brady memastikan jatah Amerika Serikat dalam final tunggal putri Australian Open setelah Serena Williams tersingkir, usai menghentikan langkah Karolina Muchova 6-4 3-6 6-4 dalam semifinal.

Brady mencapai final Grand Slam pertamanya dan menghadapi tugas berat melawan Naomi Osaka yang menyingkirkan dia pada semifinal US Open.

Osaka yang juara edisi 2019 menyisihkan Williams dengan straight set, tapi Brady yang unggulan ke-22 memastikan Amerika Serikat menempatkan finalis lainnya satu tahun setelah Sofia Kenin menaklukkan Garbine Muguruza saat memperebutkan trofi 2020.

Brady sempat tak bisa memanfaatkan empat match point karena gugup, namun akhirnya merayakan kemenangannya ketika Muchova melepaskan forehand yang melebar dari garis permainan.

Brady terkulai di atas lapangan ketika penonton bertepuk tangan untuknya dan masih mengatasi momen itu saat wawancara di lapangan.

“Saya tak bisa merasakan kaki saya. Kaki saya bergetar, jantung saya berdegup kencang. Saya gugup sekali,” kata petenis berusia 25 tahun itu. (red)