Tim Yustisi Kembali Jaring 22 Pelanggar Prokes

Pelanggar Prokes saat mengikuti rapid test antigen.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 22 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban protokol kesehatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) skala mikro di wilayah Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat (di seputaran Jalan Sudirman, Jalan Waturenggong, Jalan Diponegoro, Rabu (17/2/2021).

Dari jumlah yang terjaring, sebanyak 7 orang langsung di rapid test antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua non reaktif. “Dalam kegiatan ini hanya 7 di rapid tes antigen karena pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat dikorfirmasi.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, rapid test antigen yang dilakukan kepada pelanggar adalah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara riil sehingga selain sidak masker, pelanggar juga harus diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini pelanggar ada hasil rapid testnya reaktif, maka akan langsung digiring ke rumah singgah untuk diisolasi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker. Sebanyak 13 orang diganjar denda sebesar Rp 100 ribu sesuai Pergub Bali Nomor : 46 Tahun 2020 lantaran tidak membawa masker dan 9 orang lainnya diberikan ganjaran berupa teguran simpati dan hukuman sosial  karena memakai masker yang tidak sempurna.

“Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19,” katanya.    (hum)