IODI Berharap Pemerintah Dukung Usulan DPR RI Agar 10 Cabor Dipertandingkan di Sumsel

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Munculnyausulan Komisi X DPR RI agar 10 cabang olahraga yang dicoret dari ajang PON XX/2021 Papua, Oktober mendatang agar dipertandingkan resmi di Sumatera Selatan, menjadi harapan besar 10 cabor tersebut.

Salah satunya yakni cabor dansa. Sekjen PB Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) yang juga Ketua Umum Pengprov IODI Bali, Ni Made Suparmi yang berharap agar Presiden Joko Widodo turut merestui.

“Ya, pastinya kami senang mendengar usulan Komisi X DPR RI itu dan kami sangat antusias serta berharap besar dansa bisa dipertandingkan resmi di PON. Kami harap Presiden turut mendukung usulan itu meski harus dipertandingkan di Sumsel,” ungkap Made Suparmi, Selasa (16/2/2021).

Diakuinya dansa akan selalu siap ambil bagian jika benar nantinya usulan Komisi X DPR RI dan harapan dansa terealisasi. Pastinya sekarang ini kuota 16 pedansa yang lolos PON melalui Pra-PON terus berlatih. Bahkan ada 18 pedansa putra dan putri.

“Nanti akan ada penciutan untuk 2 pedansa di nomor couple masing-masing satu putra dan satu putri. Bahkan nantinya kami bakal melakukan try out diundang oleh Pengprov IODI NTB dalam hal ini Lombok. Kami siap datang pada acara yang digelar 20-22 Februari mendatang karena disamping menggunakan protokol kesehatan yang ketat, juga akomodasi ditanggung pihak tuan rumah Lombok,” jelas Suparmi.

Mantan pesilat putri nasional itu mengaku jika hal itu bagus untuk menjadi ajang pemanasan setelah melakukan latihan rutin termasuk sebagai persiapan awal, sambil menunggu keputusan pemerintah soal dipertandingkan tidaknya dansa di PON Papua. (zil)