Gubernur Koster Minta Pegawai dan Perbankan Bantu UMKM Tenun Endek Bali

Gubernur Bali Wayan Koster

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Gubernur Bali, Wayan Koster minta pegawai Pemerintah Pusat, Daerah, Perbankan dan lembaga lain yang lebih dari 100.000 orang agar memiliki empati menyisihkan gajinya untuk membantu perajin Tenun Endek Bali yang sedang terdampak ekonominya di masa pandemi Covid-19.

“Perlu diketahui, kami di Pemprov Bali memiliki 20.000 lebih pegawai, dimana 11.000 ribu sebagai PNS dan sisanya sebagai pegawai kontrak. Saya minta instansi vertikal, Bupati/Walikota, Pegawai Pemerintah hingga Perbankan yang mendapatkan gaji dan tunjangan bulanan, agar mereka menggunakan Kain Tenun Endek Bali yang diproduksi di Pulau Dewata sehingga para Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM yang bergerak di bidang industri Tenun Bali bisa bangkit ekonominya di masa pandemi Covid-19,” papar Gubernur Koster.

Lanjut Gubernur Koster, mereka secara serentak menggunakan pakaian busana berbahan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali mulai Hari Selasa, Anggara Kliwon Kulantir, 23 Pebruari 2021 mendatang,” kata Gubernur Koster.

Harapan itu disampaikan saat memberikan arahan mengenai SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali, Selasa Anggara Pon Ukir (16/2/2021) di Wantilan Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar.

Lebih lanjut mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan, Kain Tenun Endek Bali sudah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional di Kementrian Hukum dan HAM RI.

Warisan budaya Bali ini juga mendapatkan momentum tampil di kancah dunia, setelah dilakukan kerjasama Permerintah Provinsi dengan Christian Dior, dalam penggunaan Kain Tenun Endek Bali sebagai koleksi busana musim semi dan musim panas tahun 2021.

“Dalam kerjasama itu, saya memberikan syarat kepada pemilik Rumah Mode Kelas Dunia asal Perancis tersebut yaitu agar mereka wajib menggunakan Tenun Endek Bali yang ditenun dan dijual oleh orang lokal di Bali. Momentum tersebut saya manfaatkan dengan mengeluarkan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 dengan menyasar Instansi Pemerintah dan Vertikal, Perguruan Tinggi, Bupati/Walikota, Pegawai Perangkat Daerah, BUMN hingga BUMD agar menggunakan pakaian/busana berbahan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tradisional Bali dalam berbagai aktivitas pada setiap Hari Selasa,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.        (git)