Idealnya Atlet PON Segera dapat Vaksin Covid

IGN Oka Darmawan

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Hingga saat ini KONI Bali belum tahu kapan jadwal seluruh atlet yang akan dikirim ke PON XX/2021 Papua, mendapatkan vaksin Covid-19, padahal vaksinasi Covid-19 untuk mereka sangat diperlukan sehingga atlet PON bisa berlatih normal.

“Ya, tetap seperti semula, artinya seluruh atlet PON Bali berlatih mandiri di rumah masing-masing, yang video rekamannya dikirim ke kami. Ini sungguh situasi (cara latihan) tidak normal, berbeda dengan saat belum Covid-19,” ucap Sekretaris Umum KONI Bali, IGN Oka Darmawan, Senin (15/2/2021) di ruang kerjanya.

Agar cara berlatih atlet PON Bali yang jumlahnya masih 261 orang dan 66 pelatih itu bisa kembali normal, maka ada beberapa hal yang segera dilakukan, yakni vaksinasi kepada seluruh atlet. Bahkan, lanjut Oka Darmawan, tidak saja atlet PON Bali yang divaksin Covid-19, tetapi atlet PON seluruh provinsi di Indonesia.

Oka Darmawan mengatakan, beberapa bulan sebelum dimulainya PON seharusnya atlet melakukan try out maupun try in bersama atlet PON daerah lain. Try out dapat berupa kejurnas di luar Bali yang diikuti atlet-atlet PON, dan try in di mana Bali menjadi tuan rumah kejurnas yang pesertanya juga atlet PON dari provinsi lain.

“Nah kalau semua atlet PON baik itu atlet Bali maupun provinsi lain sudah divaksin, maka akan lebih gampang mengikuti try out, dan daerah bisa saja menjadi tuan rumah salah satu cabor try out itu, tentu selain penerapan protokol  kesehatan yang ketat,” ujar Oka Darmawan.

Oka Darmawan mengingatkan kembali pentingnya try out maupun try in, karena di dua event itu bisa mengukur kemampuan atlet Bali peluangnya meraih prestasi medali di PON. Selain itu, peta persaingan atlet Bali dengan daerah lain bisa dipantau.

Tetapi dengan belum dilakukannya try out maupun try in, lanjut dia, maka KONI Bali buta terhadap peta kekuatan lawan masing-masing cabor, dan hal ini berpengaruh terhadap pancangan target medali Bali di PON Papua mendatang.

“Kalau PON sebelumnya kan ada try out maupun try ini, di situ Binpres kami melakukan pemantauan terhadap saingan-saingan atlet-atlet Bali di PON. Sekarang kan tidak, untuk PON Papua nanti kami sungguh buta terhadap kekuatan lawan,” ucapnya.

Karenanya, Oka Darmawan minta KONI Pusat segera mengeluarkan semacam SK terkait vaksinasi atlet PON seluruh Indonesia sehingga nantinya bisa digelar kejurnas sebagai bentuk try out maupun try ini. (zil)