Pasca Banjir Bandang, Warga Medewi Dapat Bantuan Air Bersih Polres Jembrana

Kabag OPS Polres Jembrana Kompol Wayan Sinaryasa (berdiri) bersama Kapolsek Pekutatan AKBP Agung Sukasana saat memberikan bantuan air bersih menggunakan water canon kepada warga Medewi yang mengalami krisis air bersih.

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS– Pasca banjir bandang yang menimpa warga Medewi, tidak hanya memporakporandakan rumah-rumah penduduk, warga juga kehilangan hewan ternak dan yang lebih memprihatinkan, warga juga mengalami krisis air bersih. Namun warga sudah mendapat bantuan air bersih dari Polres Jembrana.

Kondisi yang cukup memprihatinkan tersebut dialami warga Banjar Dauh Pangkung Slepa. Yang tidak memiliki sumur sebanyak 176 KK, di Banjar Baler Setra 178 KK dan di Banjar Delod Bale Agung sebanyak 177 KK.

Di Banjar Delod Setra hanya ada bebapa warga yang memiliki sumur, demikian juga di Banjar Loloan sedangkan di wilayah Banjar Pesinggahan, warga menggunakan air dari PDAM namun sayang warga memiliki kran air tapi tidak ada airnya.

Melihat fenomena yang terjadi, Kapolres Jembrana melalui Kabag OPS Polres Jembrana Kompol Wayan Sinaryasa, Kapolsek Pekutatan AKBP Agung Sukasana, Kasubag Humas Polres Jembrana Iptu Ketut Suartawan, Kasi Propam Iptu Putu Budi Santika, KBO Sabhara Ipda Gede Sedana dan 2 orang driver Water Canon, Babinkamtibmas Medewi serta Kades Medewi, memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Medewi yang terdampak banjir bandang.

Pendistribusian air yang diberikan kepada warga yang mengalami krisis air bersih menggunakan Water Canon Polres Jembrana. Adapun isinya 7.000 liter air yang diambil dari PDAM.

“Bantuan air bersih untuk warga terus berlanjut sampai air PDAM kembali normal,” ungkap Kapolsek Pekutatan AKBP Agung Sukasana sembari menambahkan perkembangan terakhir sebanyak 36 orang pengungsi (12 KK) yang tertampung di posko pengamanan warga terdampak banjir bandang kondisinya baik-baik saja.     (utu)