Hari Ini di Bali Pasien Sembuh 140 Orang, Terkonfirmasi Positif Covid 86 Orang

Perkembangan Covid-19 di Bali pada Selasa (8/12/2020)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat pada Selasa (8/12/2020) terdapat penambahan pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 140 orang sedangkan penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 86 orang, 83 orang melalui transmisi lokal dan 3 pelaku perjalanan dalam negeri.

Dengan adanya penambahan 140 pasien sembuh tersebut maka secara kumulatif pasien sembuh menjadi 13.704 orang (90,88%) dan terkonfirmasi positif menjadi 15.079 orang. Sementara pasien meninggal dunia tetap 450 orang (2,98%) karena hari ini tidak ada pasien meninggal dunia.

Sedangkan kasus aktif per hari ini menjadi 925 orang (6,13%) tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan dan Rp 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

“Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapan pun dan di manapun berada,” ucap Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Dewa Indra mengingatkan semboyan pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker di manapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

“Tetaplah waspada dan patuh  jalankan protokol kesehatan di manapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” pungkasnya. (ari)