Deklarasi Kampanye Damai, Bupati Artha Ajak Paslon Kedepankan Prokes Covid-19

0
18
Deklarasi Kampanye Damai dilaksanakan di KPU Kabupaten Jembrana yang dihadiri Bupati Artha.

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS– Setelah sebelumnya beberapa tahapan Pilkada Jembrana 2020 berlangsung, dimulai dari deklarasi Pilkada damai yang menyasar partai-partai politik, kemudian pendaftar bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, selanjutnya penetapan Paslon dan pengundian nomor urut Paslon. Selanjutnya dilaksanakan penandatangan deklarasi kampanye damai Pilkada Jembrana 2020 di Kantor KPU Jembrana.   

Kegiatan tersebut secara langsung dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, Forkopimda Jembrana, Anggota KPU Provinsi Bali I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara, Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, beserta kedua (2) Paslon yang mengikuti pilkada Jembrana tahun 2020.

Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara menyampaikan, setelah ditetapkan dan mendapatkan nomor urut, kedua (2) Paslon (pasangan calon) akan memulai masa kampanyenya. “Untuk mengawali masa kampanye ini, kita mengajak kepada seluruh paslon berserta simpatisannya untuk menandatangani deklarasi kampanye damai dan penerapan protokol Covid-19. Sebelumnya partai-partai politik sudah terlebih dahulu mengawali penandatanganan deklarasi Pilkada damai. Mudah-mudahan Pilkada Jembrana Tahun 2020 bisa berjalan dengan aman, damai, dan tentunya sehat, karena itu menjadi harapan kita bersama,” ucapnya.

Tangkas juga menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, kepada semua pihak, khusus kepada pasangan calon dan tim agar betul-betul berkampanye sesuai dengan peraturan yang ada dengan menerapkan protokol Covid-19 yang sangat ketat sehingga dalam masa kampanye ini tidak menimbulkan cluster-cluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

“Acara deklarasi kampanye damai ini juga dilaksanakan penanaman pohon bersama yang bermakna agar Kabupaten Jembrana selalu berada dalam suasana kesejukan. Selain itu juga pelepasan burung merpati dan balon udara dengan tujuan partisipasi masyarakat pada Pilkada Jembrana sesuai dengan target yaitu 85%,” tambah Tangkas.

Hal senada juga disampaikan anggota KPU Provinsi Bali I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di Kabupaten Jembrana kali ini dilaksanakan di tengah-tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Tentu yang menjadi penekanan selain Pilkada terselenggara dengan aman dan damai yaitu, bagaimana setiap tahapan Pilkada tetap mengutamakan protokol Covid-19 yang sangat ketat.

“Harapannya pilkada 2020 ini dapat berjalan dengan aman, damai serta sehat sehingga menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk Kabupaten Jembrana, serta dengan diterapkan protokol Covid-19 yang ketat pada setiap tahapan pilkada, laju penyebaran Covid-19 di Jembrana dapat ditekan sekecil-kecilnya,” ujarnya. 

Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha mengapresiasi pelaksanaan penandatanganan deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan oleh KPU Jembrana dapat berjalan baik dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan adanya deklarasi kampanye damai, saya harap tidak berhenti secara seremonial dan tanda tangan semata tetapi harus dimaknai secara seksama untuk kemudian ditindaklanjuti  dalam perilaku kita bersama, sehingga nantinya dalam pelaksanaan pesta demokrasi tidak terdapat hal-hal mencederai dari arti kata damai tersebut,” harapnya.

Di hadapan para Paslon dan simpatisan, Bupati Artha juga mengajak untuk ikut serta mengampanyekan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dengan benar, jaga jarak, serta tidak menimbulkan kerumunan, yang nantinya berdampak pada timbulnya claster-claster penyebaran Covid-19.

“Saya rasa dengan mengutama prokes pada setiap tahapan pilkada, tentu pelaksanaan pilkada di Jembrana akan berjalan dengan sukses,” imbuhnya.  (putu aryana)