POBSI Bali Turunkan Handicap Pebiliar Satu Strip

0
10
Willy Soedarno (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali merapikan dan menata lebih bagus lagi terkait level kualitas pebiliar yang disesuaikan dengan handicap yang disandangnya.

Aturan awal yang dibuat itu terkait dengan pengurangan handicap pebiliar Bali yang diturunkan satu level. Aturan itu telah disepakati bersama dengan Pengkab dan Pengkot POBSI seluruh Bali.

Seperti yang diutarakan Wakil Ketua Umum POBSI Bali Willy Soedarno, Handicap yang telah disepakati tersebut dilakukan saat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) POBSI Bali beberapa waktu lalu di rumah Ketua Umum POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinata.

“Aturan itu sudah dibuat dan disepakati dan nanti bakal kami sosialisasikan secara tertulis secara resmi ke Pengkab dan Pengkot POBSI seluruh Bali. Jadi nantinya akan rapi dalam suatu kejuaraan yang menggunakan sistem handicap,” kata Willy Soedarno ketika dihubungi Minggu (2/8/2020).

Lantas bagaimana melihat pebiliar dengan handicap berapa yang disandang ditambahkannya, jika semua pebiliar di Bali sudah tahu terkait handicap pebiliar yang ada di Bali karena memang sudah sering dilakukan pada kejuaraan-kejuaraan selama ini.

“Semua sudah tahu antarpebiliar siapa dan berapa handicap yang disandangnya. Dan handicap tersebut berlaku resmi untuk kejuaraan yang minimal pesertanya berjumlah 48 pebiliar,” jelas Willy.

Sedangkan untuk pebiliar pemilik handicap untuk naik levelnya juga ditentukan oleh penilaian hasil di beberapa kejuaraan lokal termasuk di level nasional. Contohnya untuk handicap 3 untuk naik ke handicap 4 yakni pebiliar yang telah 3 kali menjuarai event atau masuk final minimal juara III bersama, untuk handicap 4 naik 5 yakni pebiliar yang sudah 4 kali juara atau minimal temus juara III bersama begitu selajutnya.

“Pastinya untuk level di nasional dengan cara seperti itu juga menjadi penilaian tersendiri. Sekarang saja kalau pebiliar Bali memegang handicap 7 dengan aturan ini maka diturunkan satu level menjadi handicap 6 begitu juga yang di bawahnya. Sedangkan pebiliar yang bermain bola kecil dan memang masternya tapi jarang atau tidak pernah bermain di bola besar maka kami berikan handicap 4,” pungkas Willy Soedarno seraya menambahkan jika semua pebiliar berikut handicap yang dimilikinya bakal dicatat dalam database POBSI Bali. (zil)