Tak Ditanggapi Cabor, Pebiliar PON Bali segera Urus Mutasi ke KONI Buleleng

0
14
Dhitya Octora (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSSalah seorang pebiliar putri PON Bali, yang juga penghuni Pelatda Bali, Dhitya Octora dikabarkan akan segera mengurus Surat Keterangan Mutasi (SKM) ke KONI Buleleng tekait kepindahannya ke Badung. Sebab, sudah dua pekan ini pengajuan mutasi ke Pengkab POBSI Buleleng, tidak ada jawaban.

Tya–sapaan Dhitya Octora mengajukan SKM seperti diketahui sebelumnya bakal pindah ke Badung karena pekerjaan dan keluarganya tinggal di Badung.

“Ya, memang belum ada jawaban dari POBSI Buleleng makanya saya melanjutkan permohonan SKM kepada KONI Buleleng. Rencananya saya pekan depan ke KONI Buleleng untuk mengajukan surat permohonan SKM,” ujar Tya ketika dihubungi Selasa (30/6/2020).

Tya sendiri mengajukan SKM sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditentukan KONI Bali serta dasar memohon SKM juga juga sesuai persyaratan yakni pindah karena pekerjaan dan keluarga.

“Saya berharap nantinya KONI Buleleng bisa memaklumi, menyetujui serta merestui saya pindah ke Badung. Saya juga berharap semuanya bisa berjalan lancar dan semuanya bisa selesai dengan baik,” harap Tya.

Peraih medali perak Pra-PON biliar putri itu mengakui jika SKM itu sangat penting karena jika semua masalah itu selesai dirinya bisa fokus sepenuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi PON XX/2021 di Papua mendatang.

“Jujur saja sepertinya masih ada tanggungan yang harus saya pikirkan jika urusan SKM ini belum tuntas. Semoga KONI Buleleng bisa memberikan kebijakan yang seperti saya harapkan karena ke depannya untuk PON juga demi Bali,” terangnya.

Terlepas dari SKM tersebut, Tya mengaku tetap latihan kebugaran di rumahnya karena memang disadarinya jika hal itu sangat penting lantaran berkaitan dengan konsentrasi.

“Kalau fisik bugar maka konsentrasi saat bertanding juga teta terjaga. Apalagi kalau berlaga itu masa jeda untuk bertanding cukup lama,” sebut Tya.

Sedangkan untuk latihan teknik dirinya memang tak bisa maksimal melakukannya karena harus berlatih di tempat biliar yang notabene untuk umum. Namun dirinya bisa berlatih games di salah satu rekannya yang memiliki meja biliar sendiri. (git)