Kasus Positif di Bali Bertambah 106 Orang, GTTP Covid-19 Imbau Masyarakat Tingkatkan Disiplin PKM

Dewa Made Indra

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS– Kasus positif Covid-19 di Bali bertambah sebanyak 106 orang sementara sembuh mencapai 21 orang. Data Gugus Tugas Nasional menyebutkan data per Sabtu (27/6/2020).

Dengan demikian jumlah kumulatif pasien positif sebanyak 1.369 orang, total pasien sembuh di Bali kumulatif menjadi 751 orang, meninggal dunia tetap sejumlah 11 orang yang terdiri dari 9 WNI dan 2 WNA.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra senantiasa mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan disiplin mengikuti seluruh protokol kesehatan masyarakat (PKM) uuntuk mencegah terpapar virus Corona ini.

“Bertambahnya kasus positif baru berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” tutur Dewa Made Indra. 

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor : 730/9899/Mp/Bkd Tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Instansi Pemerintah. Hal ini yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan efektif dalam mencapai kinerja instansi; Memastikan pelaksanaan pelayanan publik dapat berjalan dengan efektif; dan Mencegah dan mengendalikan penyebaran serta mengurangi risiko Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali.

Sementara itu, yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” tutup Dewa Indra.     (zil)