Cegah Penularan Covid-19, Desa Dangin Puri Kelod Lakukan Pendataan Duktang Secara Ketat

Pendataan duktang yang dilakukan Desa Dangin Puri Kelod. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Penularan Covid-19 semakin banyak terjadi pada trasmisi lokal, membuat masyarakat semakin resah. Mencegah penularan mata rantai Covid-19, Desa Dangin Puri Kelod melakukan pendataan secara ketat kepada penduduk pendatang dan penduduk yang baru datang dari mudik. Hal ini disampaikan Perbekel Desa Dangin Puri Kelod Made Sada saat ditemui Jumat (19/6/2020).

Made Sada mengatakan, pendataan harus dilakukan secara ketat mengingat penularan semakin banyak terjadi pada transmisi lokal. Sehingga bagi penduduk yang baru datang di wilayahnya, wajib melapor dan melengkapi semua persyaratan sesuai Surat Edaran Walikota Denpasar yakni membawa hasil rapid test  non reaktif dari daerah asalnya dan bersedia melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Jika ditemukan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut kami akan menyerahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk dilakukan tindakan selanjutnya,” tegasnya.

Menurutnya, pendataan yang dilakukan pihak desa bersama pecalang, Linmas dan tokoh masyarakat sampai saat ini tercatat sebanyak 15 orang penduduk pendatang yang datang ke wilayahnya. Mereka saat didata telah melengkapi persyaratan dan bersedia melakuka isolasi mandiri.

Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya juga melakukan berbagai upaya lainnya seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker,  edukasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

 Agar tidak ada pelanggaran, ia  mengaku  akan melakukan penjagaan secara ketat dan melakukan patroli. Dengan demikian, masyarakat tidak ada yang melanggar sehingga dapat mempercepat memutus mata rantai Covid-19.(hum)