Jabatan Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Diserahterimakan

Adi PrIiyanto (dua dari kanan) dan Nyoman Suwarjoni (dua dari kiri) diapit Fredrik Billy dan Mandiyasa. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Jabatan Ketua Umum Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali diserahterimakan dari Nyoman Suwarjoni Astawa kepada penggantinya Adi Priyanto.

Digantinya Nyoman Suwarjoni sebagai Ketua Umum Perkemi, karena ia pindah tugas dari sebelumnya General Manajer PLN Distribusi Bali, kini menjabat  General Manajer PLN Distribusi Jawa Timur. Sedangkan Adi Priyanto kini menjabat GM PLN Distribusi Bali sehingga secara ex officio ia sebagai Ketum Perkemi Bali.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Perkemi Bali Fredrik Billy didampingi pengurus Perkemi Bali lainnya Made Mandiyasa atau  Dendy setelah bertemu dengan Nyoman Suwarjoni Astawa dan Adi Priyanto di PLN  Distribusi Bali (18/6/2020).

“Kami telah meminta kesediaan GM yang baru untuk melanjutkan kepengurusan Pak Suwarjoni Astawa dengan memberikan laporan kegiatan Perkemi Bali dari tahun 2017 sampai 2019 serta buku AD/ART Perkemi dan juga mendengar rekomendasi dari Pak Astawa tentang Perkemi Bali dan akhirnya dengan senang hati Pak Adi Priyanto  menerima untuk melanjutkan kepemimpinan Perkemi Bali untuk ke depan sambil menunggu penetapan di dalam Muperprov Perkemi Bali,” kata Fredrik Billy diamini Mandiyasa.

Dirinya berharap dengan bersedianya Ketum Perkemi Bali yang baru itu ada semangat dan motivasi lebih untuk terus mengembangkan Perkemi Bali dari sisi prestasi, yang sudah dibentuk dan diraih  dalam Pra-PON yang lalu dengan 2 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

“Selama ini prestasi kenshi Bali sudah bagus tapi harus terus tetap ditingkatkan karena persaingan ke depannya memang lebih ketat lagi. Jika ingin berprestasi memang harus lebih kerja keras lagi,” terang Fredrik Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu.

Menyoal nahkoda baru di Perkemi Bali itu, dirinya berharap Adi Priyanto mampu menjadi pemimpin serta orang tua angkat yang baik bagi cabang olahraga (cabor) kempo di Bali. Selain itu juga diharapkan mampu memfasilitasi dan men-support atlet kempo Bali untuk lebih berprestasi. Baik dalam proses pembinaan, memperbanyak event kejuaraan dan aktif dalam kegiatan di luar Bali. Terutama event-event tingkat nasional.

“Kalau untuk lokal di Bali ke depannya tinggal perbanyak event kejuaraan. Sebab, animo masyarakat terus meningkat jadi itu perlu difasilitasi lewat kejuaraan,” tutup Fredrik Billy yang juga pengacara itu seraya menambahkan jika dalam waktu dekat akan digelar Kejurnas Kempo secara virtual tanggal 27 – 28 Juni 2020 mendatang. (zil)