Hari Ketiga PKM di Desa Dauh Puri Kelod, Giatkan Pemantauan Lingkungan dan Aktivitas Warga

Hari Ketiga PKM di Desa Dauh Puri Kelod. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sesuai dengan Perwali Nomor 32 Tahun 2020 sudah berjalan di Kota Denpasar, Dimana untuk Desa Dauh Puri Kelod juga ikut menerapkan PKM di wilayahnya.

Dari pantauan Tim Satgas Covid-19 Desa Dauh Puri Kelod di hari ketiga di lapangan pada Rabu (17/6/2020), masih saja ada warga yang melintas tidak menggunakan masker.

“Di hari ketiga ini masih ada pelanggaran tidak memakai masker saat melintas di wilayah kami, untuk itu disuruh balik arah karna tidak menggunakan masker dan juga masih ada kerumunan yakni para pengemudi ojek online. Untuk itu tim kami membubarkan kerumunan ojek di sekitaran Teuku Umar, karena tidak mengikuti protokol kesehatan dan social distancing,” jelas Perbekel Dauh Puri Kelod, Nyoman Suarta saat di konfirmasi Rabu (17/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan, untuk meningkatkan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan, pihaknya bersama satgas terus melakukan pemantauan lingkungan dan aktivitas warga sehari-hari. Secara umum warga Desa Dauh Puri Kelod sangat menerima dengan positif kegiatan PKM ini. Dan ikut mengedukasi warga-warga yang belum mengerti akan protokol kesehatan.

“Dan yang terpenting lagi bagi masyarakat yang akan melintasi pos satgat Covid-19 di Desa Dauh Puri Kelod agar selalu melengkapi persyaratan, terutama adalah melengkapi diri dengan masker, serta memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya. (hum)