Tiga Pasien Sembuh, Total Positif Sembuh di Jembrana 16 Orang

dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS– Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana kembali mengumumkan kesembuhan pasien positif Covid-19. Setelah sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSU Negara, sembuh 3 orang dan 3 pasien positif dengan status pelaku perjalanan reaktif.  

Tiga pasien sembuh itu merupakan warga PMI peserta karantina hotel asal Desa Berangbang, Kelurahan Gilimanuk serta Desa Mendoyo Dauh Tukad. Dari hasil swab tanggal 5 dan 8 Luni 2020, dua kali berturut-turut negatif.

Kesembuhan itu disampaikan langsung wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, di halaman belakang RSU Negara, kemarin.

“Kita patut bersyukur atas kerja keras semua pihak. Kembali kita pulangkan pasien sembuh di RSU Negara. Hari ini dipulangkan tiga pasien positif Covid-19  dan tiga orang pelaku perjalanan reaktif. Dengan demikian total positif sembuh di Jembrana sebanyak 16 orang,” kata Kembang Hartawan.

Kesembuhan pasien ini dianggap luar biasa oleh Kembang Hartawan sekaligus memberikan motivasi lebih bagi jajaran gugus tugas bekerja lebih  ekstra dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya, saat ini Jembrana masih paling rendah di Bali dari jumlah penambahan kasus. Untuk menjaga Jembrana tidak terjadi lonjakan kasus, masyarakat disebutnya memiliki peranan penting.

“Tentu harapan kami kesembuhan pasien ini tetap memotivasi masyarakat untuk tetap menjalankan dengan ketat protokol kesehatan. Jangan anggap remeh dan selalu waspada karena pandemi ini belum selesai,” ungkapnya.

Selain itu, Kembang juga berharap pasien sembuh ini bisa diterima masyarakat. “Keluar dari sini mereka sudah dinyatakan sehat dan tidak ada virus lagi. Jangan sampai ada stigma negatif apalagi mengucilkan,mari saling menjaga,” ucapnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha kembali menyampaikan terjadi penambahan pasien positif di Jembrana.

“Hari ini dari hasil swab yang sudah keluar, ada penambahan 5 orang lagi terkonfirmasi positif. 4 merupakan warga PMI karantina hotel di Kecamatan Negara serta 1 orang positif dengan status pelaku perjalanan reaktif,” kata Arisantha.

Dengan demikian secara kumulatif, pasien positif Jembrana bertambah menjadi 24 orang dari semula 19 orang.

Arisantha menjelaskan, pasien perjalanan dalam negeri (PPDN) yang positif warga Desa Banyubiru  berprofesi sebagai sopir. Pasien itu awalnya reaktif dari hasil rapid test. Kemudian ditindaklanjuti dengan penanganan test swab yang dikeluarkan laboratorium RSUP Sanglah, hasilnya kembali positif.

“Karena tuntutan profesinya, pasien ini memang sering keluar Bali. Kemungkinan besar tertular di luar daerah (bukan Bali) sehingga kita catatkan sebagai pasien positif pelaku perjalanan dalam negeri. Kasus PPDN positif ini merupakan pertama kalinya di Jembrana,” terangnya.

Antisipasi penyebaran, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran kontak erat dari pasien positif itu. Dari hasil tracking, terdapat  empat kerabat dekat yang aktif melakukan kontak.

“Secepatnya akan kita ambil test swab terhadap empat kerabat itu, tidak lagi rapid test. Kebijakan gugus tugas sekarang, tracking kontak pasien positif langsung test swab. Pengambilan sampel swab langsung ditangani oleh 10 orang tenaga medis Jembrana  yang sudah kita miliki dari Puskesmas se-Jembrana,” paparnya.    (abhi/humas Jembrana)