KONI Tabanan Harapkan Cabor Lebih Kreatif

Made Nurbawa

Tabanan, PERSPECTIVESNEWSMemasuki era normal baru, semua cabang olahraga di bawah naungan KONI Tabanan hendaknya lebih kreatif memunculkan gagasan di dalam menggelar event atau kejuaraan. Ini menjadi salah satu poin yang dihasilkan saat KONI Tabanan rapat koordinasi (rakor) bertahap bersama anggota cabor.

“Rapat koordinasi berlangsung selama sekitar 9 hari mulai tanggal 2 Juni lalu di Kantor Tabanan. Intinya kreativitas cabor sangat diperlukan dalam menggelar event terutama dari sisi pendanaan,” ucap Sekretaris KONI Tabanan, I Made Nurbawa dihubungi Senin (8/6).

Menurut Nurbawa, saat rapat koordinasi telah disampaikan mengenai situasi dan kondisi anggaran KONI Tabanan saat ini. Artinya, ketika era normal baru nanti sudah resmi diterapkan, cabor dipersilakan membuat event-event secara mandiri dengan dana sendiri juga. Sebab, bantuan dari KONI Tabanan sudah tidak memungkinkan, mengingat anggaran dari Pemkab Tabanan itu 0 rupiah.

Atas realitas anggaran dari pemerintah yang nol itu, kata Nurbawa, semua anggota cabor memaklumi kondisi tersebut dan memberikan juga ide-ide atau rencana kejuaraan ke depan. Yang jelas, pembinaan serta kejuaraan akan terus digaungkan pada saat era normal baru nanti.

“Tidak usah terlalu meriah, yang penting suasana kejuaraan ada. Ya semacam semi prestasi lah. Sistemnya silakan cabor bersangkutan yang menentukan. Tapi, tetap mengindahkan protokol kesehatan dari pemerintah juga nantinya, meski normal baru sudah resmi boleh diterapkan,” bebernya.

Sementara itu Ketua Pengkab Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Tabanan I Ketut Westra yang dikonfirmasi terpisah mengaku sudah merancang dua event. Kejuaraan itu dikhususkan untuk atlet Tabanan saja, event itu adalah New Normal Competition dan Kompetisi Berjarak (semacam liga).

“Kompetisi New Normal itu paling sehari sudah selesai. Nomor pertandingannya khusus single open saja. Sedangkan kompetisi berjarak melibatkan 12 tim, yang digelar dua kali dalam seminggu,” ujar Westra. Pihaknya juga sudah menyiapkan semacam dana pembinaan dan hadiah lainnya, meskipun tidak sebanyak dulu, karena hal itu nantinya hanya sebagai stimulus saja. “Tujuannya tentu untuk meramaikan serta menggairahkan kegiatan olahraga kembali, paska istirahat selama 4 bulan lebih,” tandas Westra. (zil)