Hari Kedua Idul Fitri di Bali, Dua Orang Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Perkembangan Covid-19 di Bali hingga Senin 25 Mei 2020. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Pasien yang sembuh dari virus corona di Bali bertambah dua orang lagi pada Senin (25/5/2020) sehingga secara kumulatif pasien sembuh sebanyak 295 orang. Dua orang yang sembuh semuanya WNI dan dua-duanya terinfeksi melalui transmisi lokal.

“Sedangkan yang positif baru juga sebanyak dua orang semuanya WNI, seorang pekerja migran Indonesia dan seorang transmisi lokal. Dengan tambahan dua positif baru, kini total menjadi 396 orang pasien,” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Bali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Dewa Indra mengatakan, untuk pasien Covid-19 yang meninggal belum ada penambahan, masih 4 orang. Sedangkan jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 97 orang berada di 7 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal kumulatif sejumlah 167 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

“Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19,” tambahnya.

Berkaitan dengan hal itu, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mewajibkan setiap orang yang akan memasuki Provinsi Bali melalui bandara menjalani test swab dan mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

 Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat bersatu padu menguatkan disiplin yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. (ari)