DPC Peradi Denpasar Serahkan Paket Sembako dan Masker kepada Komunitas Kerta Yoga

DPC Peradi Denpasar bantu sembako komunitas Kerta Yoga, Senin (25/5/2020). (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Pandemi Covid-19 tidak bisa kita pungkiri lagi memang benar-benar telah berdampak signifikan bagi seluruh elemen masyarakat. Hal ini tidak terkecuali berdampak juga terhadap masyarakat pekerja informal seperti buruh harian dan pedagang-pedagang kecil di pasar-pasar tradisional yang ada di Bali.

Sejak merebaknya Covid-19 di Indonesia pada bulan Maret 2020, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas berkumpul dan menghindari keramaian, pasar-pasar tradisional diatur jam beroperasinya.

Kekhawatiran pembeli untuk berbelanja di keramaian berdampak pada menurunnya jumlah pembeli yang datang ke pasar, akibatnya omzet penjualan pun menurun drastis dan pendapatan harian menjadi berkurang.

Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Denpasar di bawah kepemimpinan I Nyoman Budi Adnyana, SH, MH, CLA, CPL, melalui gerakan solidaritas kemanusiaan “PERADI DENPASAR PEDULI” pada hari Senin (25/5/2020) kembali bergerak, dengan mendatangi kelompok masyarakat Kerta Yoga yang sekretariatnya berada di Banjar Karangsari, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Sekretaris DPC Peradi Denpasar Fredrik Billy menyerahkan sembako.

Kerta Yoga merupakan sebuah perkumpulan yang sudah berdiri sejak tahun 1965 dimana anggotanya sebagian besar merupakan masyarakat perantauan, khususnya dari Karangasem, dimana pekerjaan sehari-harinya ada yang bekerja sebagai buruh harian (tukang suwun), kusir dokar, dagang canang dan sektor informal lainnya. Sebagian dari mereka juga jadi pedagang kecil di Pasar Badung, Pasar Satria dan Pasar Kreneng.

Ketua DPC Peradi Denpasar  Nyoman Budi Adnyana didampingi Fredrik Billy (Sekretaris DPC Peradi Denpasar), Ni Kadek Ratna Jayanti (Bendahara DPC Peradi Denpasar), Ketut Jaya (Dewan Kehormatan) dan I Made Bandem Dananjaya (Wakil Ketua DPC) serta beberapa pengurus dan anggota DPC Peradi Denpasar, menyerahkan  bantuan berupa 100 paket sembako dan 100 pcs masker yang diterima langsung oleh Ketua Perkumpulan Kerta Yoga I Wayan Karmi, Sekretaris, Drs Ketut Wija (Wakil Ketua)  I Nengah Sumandra, Bendahara Komang Budiartha, Kelian Dadia yang mewakili  sembilan Dadia dan beberapa anggota lainnya yang hadir.

Menurut Budi Adnyana, kegiatan penyaluran paket sembako dan masker ini merupakan bentuk kepedulian DPC Peradi Denpasar yang diharapkan bisa membantu sedikit meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Tim Peradi Denpasar Peduli Sesama

“Aksi kemanusiaan Peradi diperuntukkan untuk saudara-saudara kita tanpa memandang status sosial, daerah asal, suku, agama, ras ataupun sekat-sekat/perbedaan lainnya, hal ini sesuai dengan fitrah seorang Advokat yang memberikan bantuan hukum kepada siapapun yang memerlukannya tanpa memandang SARA dengan selalu menjunjung tinggi Kode Etik Advokat Indonesia dan peraturan perundangan yang berlaku,” ungkapnya.

I Wayan Karmi dan Ketut Wija selaku Ketua dan Wakil Perkumpulan Kerta Yoga sangat mengapresiasi pemberian bantuan paket sembako dan masker di tengah pandemi Covid-19. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban sebagian besar anggota perkumpulan yang memang sedang mengalami keterpurukan ekonomi. Anggota Kerta Yoga saat ini sekitar 300 kepala keluarga dan tinggal tersebar di sekitaran Jalan Nangka dan Jalan Gatot Subroto Denpasar.

Aksi solidaritas kemanusiaan “PERADI DENPASAR PEDULI” kepada komunitas masyarakat Kerta Yoga ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama sebelumnya, dimana sebelumnya DPC Peradi Denpasar juga telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Bondalem, Tejakula Singaraja, kemudian bantuan tangki air portable dan masker kepada masyarakat Desa Perasan, Kubu Ban, Karangasem, dilanjutkan penyaluran bantuan paket sembako dan masker kepada komunitas masyarakat muslim di Kampung Kepaon Denpasar serta kepada komunitas masyarakat NTT yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali. Bantuan yang diberikan merupakan hasil donasi sukarela dan juga bersumber dari iuran bulanan anggota DPC Peradi Denpasar yang sampai saat ini berjumlah 800-an Advokat. (rls)